Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 14 Desember 2019 | 16.41 WIB

Hoax Konyol tentang Penyamaran Erick Tohir

Hoax Erick Thohir - Image

Hoax Erick Thohir

JawaPos.com - Silakan tersenyum kecut saat membaca informasi palsu yang disebar akun Facebook Fegry Putra (bit.ly/Nyamar) baru-baru ini. Akun tersebut mengunggah foto Erick Thohir sedang berjualan bakso. Kemudian, ia memberikan keterangan bahwa menteri BUMN itu sedang menyamar untuk membongkar kasus Ari Askhara.

’’Erick Thohir nyamar jadi tukang bakso waktu bongkar skandal Ari Garuda. Teknik penyamaran tukang bakso adalah ciri khas intel Indonesia yang sudah ada sejak masa Orde Baru,’’ tulis akun tersebut.

Mungkin sasaran hoax itu orang yang benar-benar kurang pergaulan. Sebab, banyak sekali media mainstream yang memberitakan momen Pak Menteri itu bermain seni peran dalam peringatan Hari Antikorupsi Sedunia di SMKN 57 Jakarta Selatan pada 9 Desember 2019.

Berdasar penelusuran Jawa Pos, foto pria kelahiran Jakarta yang seperti menuangkan adonan bakso itu diunggah situs setpres.setneg.go.id. Momen itu diabadikan fotografer Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden Laily Rachev pada 9 Desember 2019. Pementasan tersebut bertajuk #PrestasiTanpaKorupsi diselenggarakan di SMKN 57, Jati Padang, Jakarta Selatan.

Ada tiga menteri yang ikut bermain peran. Di antaranya, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandi. Anda bisa melihat foto tersebut pada slide ketiga di bit.ly/PentasAntiKorupsi.

Presiden Joko Widodo pun tergelitik untuk mengomentari kemampuan akting tiga menterinya itu. Seperti diberitakan Jawapos.com pada 9 Desember lalu, Jokowi menilai, penampilan Nadiem paling pas. Masih kelihatan seperti anak SMA. Sementara itu, Erick disebut sebagai tukang bakso baru. Sebab, pakaian, topi, dan handuknya serbabaru.

Selain tiga menteri, ada dua pemain lain dari kalangan artis yang ikut dalam pementasan itu. Yakni, Bedu dan Sogy Indraduadja. Nadiem dan Sogy berperan sebagai siswa sekolah kelas X lengkap dengan pakaian SMA. Erick sebagai tukang bakso, sedangkan Wishnutama dan Bedu menjadi siswa senior kelas XII.

Dikisahkan, Sogy saat itu berperan sebagai bendahara yang mendapat amanah menjaga uang kas. Tetapi, dia malah ingin menggunakan uang kas untuk membeli bakso. Kemudian, Nadiem berupaya mencegah penyalahgunaan uang kas tersebut.

Drama yang berlangsung selama jam istirahat sekolah itu disaksikan juga oleh Presiden Joko Widodo, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, juga siswa dan siswi beserta guru SMKN 57 Jakarta.

Erick yang berperan sebagai pedagang bakso menyampaikan bahwa pendidikan akhlak dan antikorupsi harus masuk sekolah-sekolah. ’’Saya rasa bagus kalau kita bisa terapkan pendidikan akhlak dari sekolah-sekolah dan korupsi bagian dari penjagaan akhlak,’’ ungkap Erick. Anda bisa membacanya di sini.

FAKTA

Foto Erick Thohir berpakaian seperti pedagang bakso itu bukan menyamar sebagai intel. Dia bermain peran dalam drama Hari Antikorupsi Sedunia di SMKN 57 Jakarta Selatan pada 9 Desember 2019.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore