JawaPos Radar

Xiaomi Redmi 6A, Samsung Galaxy J4, dan Oppo A71, Siapa Terbaik?

08/09/2018, 10:55 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
Xiaomi Redmi 6A, Samsung Galaxy J4, Oppo A71
Xiaomi Redmi 6A, Samsung Galaxy J4 (2018) dan Oppo A71 (2018). (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com – Pasar smartphone di kelas entry-level atau low-end tengah memanas akhir-akhir ini. Lagi-lagi karena produk Xiaomi terbaru yang dibanderol murah. Dialah Xiaomi Redmi 6A, penerus Redmi 5A yang juga dibanderol murah tahun lalu.

Kehadiran smartphone murah Xiaomi ini bak menabuh genderang perang antarvendor yang bermain di kelas sama. Datang dengan harga lebih murah dan tawaran spesifikasi yang tidak jauh berbeda, agaknya membuat vendor lain waspada. Sebut saja Samsung dengan Galaxy J4 (2018) dan Oppo dengan A71 (2018).

Menariknya lagi, saat peluncuran Redmi 6A di Jakarta baru-baru ini, Head of Xiaomi South Pacific Region dan Country Manager Indonesia Steven Shi dalam presentasinya mengaku pede beradu banteng dengan kompetitor. Menurutnya, Xiaomi Redmi 6A merupakan produk terbaik jika disandingkan dengan Samsung Galaxy J4 (2018) dan Oppo dengan Oppo A71 (2018).

Xiaomi Redmi 6A, Samsung Galaxy J4, Oppo A71
Tabel perbandingan spesifikasi Xiaomi Redmi 6A, Samsung Galaxy J4 (2018) dan Oppo A71 (2018). (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Lantas, benarkah Xiaomi Redmi 6A yang dilabeli Xiaomi dengan The Entry Level Smartphone King itu benar-benar pantas menyandang gelar smartphone terbaik dikelasnya, ketimbang dua lawan yang disinggungnya itu? Berikut JawaPos.com mencoba merinci perbandingan ketiga smartphone tersebut.

Dapur Pacu

Dari segi performa, Xiaomi Redmi 6A membawa chipset quad-core MediaTek A22. Dapur pacu ini menjadi salah satu hal yang paling ditonjolkan oleh Xiaomi. Sebab Redmi 6A dikatakan mengusung teknologi fabrikasi 12 nm untuk chipset yang dibawanya. Xiaomi Redmi 6A disebut sanggup berjalan dengan kecepatan olah data hingga 2.0 GHz.

Masih dari urusan dapur pacu, ada kombinasi RAM dan ROM yang coba JawaPos.com bandingkan antara ketiga vendor tersebut. Untuk urusan penyimpanan, Xiaomi Redmi 6A dilepas dengan kombinasi RAM 2 GB dan ROM 16 GB. Ruang simpannya masih bisa diekspansi dengan dukungan MicroSD hingga 256 GB.

Beralih produk kedua, yakni Samsung dengan Galaxy J4 (2018). Urusan tenaga di balik kap mesinnya, Samsung Galaxy J4 ditenagai sokongan chipset quad-core Exynos 7570. Prosesor tersebut dibuat dengan fabrikasi 14 nm yang sanggup mengolah data hingga 1.4 GHz.

Bersanding dengan performanya, ada sektor penyimpanan dengan RAM 2 GB dan penyimpanan internal 32 GB pada smartphone ini. Mendukung slot MicroSD, ruang simpannya bisa diperluas hingga menyentuh 256 GB.

Sementara yang ketiga, untuk urusan dapur pacu, ada Oppo A71 (2018). Oppo A71 (2018) mengusung prosesor populer bikinan Qualcomm, yakni Snapdragron 450 octa-core. Prosesor ini memiliki clock speed maksimum hingga 1.8 GHz. Meskipun masih mengusung teknologi fabrikasi 14 nm, jumlah inti (core) pada chipset Oppo A71 (2018) membuatnya lebih unggul ketimbang Samsung Galaxy J4 dan Xiaomi Redmi 6A yang hanya memiliki prosesor quad-core saja.

Dari segi penyimpanan, Oppo A71 (2018) memiliki konfigurasi ruang simpan sama seperti Xiaomi Redmi 6A. Bersanding dengan prosesornya, Oppo A71 (2018) memiliki RAM 2 GB dan penyimpanan internal 16 GB. Jika kurang, ruang simpannya bisa juga diperluas hingga menyentuh 256 GB.

Dari segi performa seperti yang kami jelaskan di atas, ketiganya memiliki kekurangan dan kelebihan. Untuk ruang simpannya pun demikian, Samsung dengan Galaxy J4 (2018)-nya unggul pada kapasitas memori internal yang lebih besar dari Xiaomi Redmi 6A dan Oppo A71 (2018) yakni 32 GB. Sementara Xiaomi dan Oppo hanya 16 GB saja.

Layar dan Kamera

Perbandingan selanjutnya dari ketiga smartphone yang kami adu di atas adalah dari sisi layar dan kamera. Pasalnya, layar dan kamera juga menjadi salah satu tolok ukur konsumen dalam memutuskan smartphone mana yang ingin mereka beli setelah aspek performa.

Dari segi layar dan kamera, Xiaomi Redmi 6A hadir mengemas layar IPS LCD berbentang 5,45 inci dengan resolusi HD Plus (1.440x720 piksel). Mendukung kesan kekinian, smartphone ini hadir dengan layar beraspek rasio 18:9.

Sementara dari segi kamera, Xiaomi Redmi 6A hadir dengan single main camera di bagian belakang. Resolusinya sebesar 13 MP (f/2.2) yang disertai LED Flash Light. Untuk bagian depan ada kamera swafoto dengan resolusi sebesar 5 MP (f/2.2).

Bergeser ke produk kedua, yakni Samsung Galaxy J4 (2018). Smartphone ini mengemas layar dengan bentang seluas 5,5 inci bermaterial Super AMOLED dengan resolusi 720 x 1280 (HD). Dari segi layar, Samsung Galaxy J4 pro jika dilihat sekilas memang belum mengusung konsep full-view dengan bezel yang tipis.

Beralih ke sektor kamera Samsung Galaxy J4 (2018). Pada kamera utamanya tersemat sensor beresolusi 13 MP dengan aperture f/1.9 lengkap dengan lampu flash. Sementara pada bagian depan disediakan kamera swafoto dengan kekuatan 5 MP bukaan f/2.2 yang dilengkapi pula dengan LED Flash Light.

Terakhir untuk aspek layar dan kamera, ada Oppo A71 (2018). Dari segi layar, smartphone ini dibekali layar TFT LCD berukuran 5.2 inchi dan resolusi 720 x 1280 piksel (HD). Dari segi desain, Oppo A71 (2018) juga terkesan belum kekinian dengan aspek rasio ke bodinya yang masih terbilang besar meskipun jarak dari sisi kanan dan kirinya cukup tipis.

Bergeser ke area kamera, Oppo A71 (2018) mengemas kamera berukuran 13 MP dengan aperture f/2.2. Sementara pada bagian depannya ada kamera beresolusi 5 MP dengan aperture f/2.4. Meski kamera selfie-nya kecil, Oppo yang terkenal dengan smartphone selfie agaknya sudah berhasil meyakinkan konsumen untuk urusan kamera depannya tetap mumpuni.

Baterai, Security, dan Harga

Masuk pada perbandingan terakhir, ada urusan lain yang tak kalah penting yakni daya baterai, fitur keamanan, dan apalagi kalau bukan harga. Untuk urusan daya baterai, Xiaomi Redmi 6A dilepas ke pasaran dengan kemampuan baterai sebesar 3.000 mAh.

Untuk fitur keamanan, Xiaomi Redmi 6A membawa fitur keamanan yang cukup penting, yakni fitur face unlock untuk membuka smartphone dengan sensor pembaca wajah. Bicara harga, Xiaomi Redmi 6A dilepas dengan harga Rp 1,2 jutaan.

Sementara untuk Samsung Galaxy J4 (2018), untuk sektor daya smartphone ini mengemas baterai berukuran 3.000 mAh. Dari segi keamanan, tidak ada yang menarik dari smartphone ini. Sebab fitur pemindai sidik jari ataupun pemindai wajah tidak hadir pada perangkat ini. Urusan kantong, Samsung Galaxy J4 dilego dengan harga Rp 2 jutaan.

Terakhir untuk Oppo A71 (2018). Untuk urusan baterai smartphone ini mengonsumsi daya baterai yang sama seperti Xiaomi dan Samsung, yakni sebesar 3.000 mAh. Dari segi keamanan, smartphone ini juga sudah mendukung face unlock meskipun pemindai sidik jarinya absen dari perangkat ini. Terakhir, urusan kantong. Smartphone ini dilepas dengan harga Rp 1,9 jutaan.

Bagaimana, sudah ada gambaran soal siapa yang terbaik di kelasnya untuk smartphone entry level? Bicara yang terbaik, tentunya keputusan tetap di tangan calon konsumen. Sebab, kebutuhan konsumen satu dan lainnya tentu berbeda. Tinggal disesuaikan saja budget dengan kebutuhannya. Nantikan artikel menarik lainnya seputar teknologi dari kanal Teknologi JawaPos.com.

(ryn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up