Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 7 November 2026 | 06.20 WIB

Huawei Hadirkan Desktop Tanpa Intel dan Qualcomm, Klaim 100 Persen Komponen Tiongkok

Huawei meluncurkan desktop Qinyun HM650 yang ditujukan bagi kebutuhan perusahaan dan instansi pemerintah (SCMP) - Image

Huawei meluncurkan desktop Qinyun HM650 yang ditujukan bagi kebutuhan perusahaan dan instansi pemerintah (SCMP)

JawaPos.com - Huawei Technologies memperluas upayanya mengurangi ketergantungan pada teknologi Amerika Serikat dengan meluncurkan komputer desktop yang diklaim menggunakan 100 persen komponen buatan Tiongkok. Bernama Qingyun HM650, perangkat tersebut menjadi desktop pertama Huawei yang menjalankan sistem operasi HarmonyOS. Peluncuran ini menandai perluasan ekosistem komputer perusahaan dari laptop dan tablet ke perangkat untuk kebutuhan perkantoran.

Seri HM650 diperkenalkan pada Kamis (5/11) untuk menyasar instansi pemerintah dan perusahaan. Komputer ini menggunakan Kirin X90, prosesor yang dikembangkan Huawei melalui anak usahanya di bidang desain semikonduktor, HiSilicon. Sebelumnya, cip tersebut telah digunakan pada laptop dan tablet konsumen Huawei sejak 2025.

Dilansir dari South China Morning Post, Jumat (6/11/2026), Huawei menyebut HM650 sebagai komputer dengan komponen 100 persen domestik, mulai dari prosesor hingga modul memori. Perusahaan juga menyatakan perangkat tersebut menjadi desktop pertama yang memperoleh sertifikasi dengan tingkat kandungan komponen domestik sepenuhnya. Namun, cakupan dan kriteria sertifikasi tersebut belum dijelaskan secara terperinci sehingga klaim itu masih merujuk pada keterangan perusahaan.

Zhu Dongdong, eksekutif unit tablet dan komputer pribadi Huawei, mengatakan, "Pencapaian ini terwujud melalui pengembangan mandiri teknologi inti, kerja sama dalam pengembangan komponen penting, serta produksi massal perangkat keras umum. Keberhasilan tersebut juga merupakan hasil kolaborasi berbagai perusahaan dalam rantai pasok industri komputer Tiongkok."

Dikutip media teknologi Tiongkok ITHome, Zhu bahkan menantang publik untuk memeriksa perangkat tersebut secara langsung. "Jika tidak percaya, silakan bongkar komputer ini," ujarnya. Pernyataan itu mencerminkan keyakinan Huawei terhadap penggunaan komponen domestik pada produk terbarunya. Meski demikian, klaim tersebut tetap perlu dibedakan dari verifikasi independen atas keseluruhan rantai pasok perangkat.

Dari sisi perangkat lunak, HM650 menjalankan HarmonyOS V1.0 edisi perusahaan. Ini menjadi penerapan pertama sistem operasi komputer buatan Huawei pada produk desktop. HarmonyOS awalnya dikembangkan sebagai alternatif Android, kemudian diperluas ke ponsel, tablet, dan laptop. Kini, ekspansi ke komputer meja memperlihatkan ambisi Huawei membangun ekosistem perangkat yang semakin mandiri dari teknologi Amerika Serikat.

Adopsi sistem operasi tersebut juga mulai berkembang. Zhu mengungkapkan penjualan komputer berbasis HarmonyOS telah melampaui satu juta unit hingga Oktober 2026. Huawei memperkirakan jumlahnya mencapai 1,2 juta unit pada akhir tahun. Pertumbuhan tersebut menjadi indikator awal penerimaan sistem operasi buatan perusahaan itu di pasar komputer, meskipun belum menggambarkan pangsa pasarnya dibandingkan Windows.

Percepatan pengembangan teknologi mandiri tidak terlepas dari pembatasan Washington. Pada 2024, pemerintah Amerika Serikat mencabut izin khusus yang sebelumnya memungkinkan pemasok semikonduktor, termasuk Intel dan Qualcomm, menjual cip kepada Huawei. Kebijakan tersebut mempersempit akses perusahaan terhadap prosesor asing. Sebelum pembatasan diperketat, sebagian besar laptop konsumen Huawei menggunakan Intel Core, sedangkan beberapa model lainnya mengandalkan Snapdragon dari Qualcomm.

Sebagai respons, Huawei memperkuat pengembangan cip melalui HiSilicon. Kirin X90, yang menjadi prosesor utama HM650, memperoleh sertifikasi keamanan dan keandalan nasional tingkat II pada 2025. Sertifikasi tersebut membuka peluang penggunaan lebih luas, terutama di lingkungan perusahaan dan instansi pemerintah yang membutuhkan perangkat dengan standar keamanan tertentu.

Editor: Candra Mega Sari
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore