
ByteDance menampilkan Seedance 2.0 (The Guardian)
JawaPos.com - ByteDance, perusahaan induk TikTok dan Seedance, dikabarkan hampir merampungkan kesepakatan dengan MediaTek untuk pengadaan cip kecerdasan buatan (AI). Komponen tersebut nantinya digunakan untuk mendukung operasional pusat data ByteDance yang terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan komputasi AI.
Seperti dilansir dari GSM Arena, kabar ini dilaporkan Bloomberg dengan mengutip sejumlah sumber yang mengetahui pembahasan tersebut. Jika kerja sama terwujud, ByteDance akan mendapatkan tambahan pasokan cip AI untuk memperkuat infrastrukturnya. Sementara itu, MediaTek berpeluang memperluas bisnis ke pasar cip pusat data yang selama ini didominasi sejumlah pemain besar.
Dalam kesepakatan tersebut, MediaTek disebut akan memasok Application Specific Integrated Circuits (ASIC), yaitu cip yang dirancang secara khusus untuk menjalankan kebutuhan komputasi tertentu sesuai dengan platform pelanggan. Meski pembicaraan dilaporkan hampir mencapai tahap akhir, belum ada informasi mengenai jumlah cip yang akan dipasok melalui kerja sama tersebut.
Perjanjian antara kedua perusahaan itu juga belum resmi disepakati. Namun, apabila terealisasi, ByteDance berpotensi menjadi pelanggan besar kedua MediaTek untuk produk ASIC setelah Google.
ByteDance sendiri tengah meningkatkan investasi pada perangkat keras untuk mendukung pengembangan AI. Seperti perusahaan teknologi besar lainnya, pemilik TikTok itu menilai AI akan menjadi salah satu pendorong pertumbuhan bisnis pada masa mendatang.
Di sisi lain, ByteDance menghadapi keterbatasan dalam memperoleh cip AI paling canggih dari Nvidia. Kondisi serupa juga dialami perusahaan teknologi Tiongkok lainnya, termasuk Alibaba dan Tencent, yang tidak memiliki akses bebas terhadap produk tersebut akibat pembatasan yang berlaku.
Untuk memenuhi kebutuhan komputasi yang terus meningkat, ByteDance pun mencari sumber pasokan alternatif. Salah satu caranya adalah bekerja sama langsung dengan perusahaan perancang cip.
Bloomberg melaporkan, skema tersebut masih dimungkinkan berdasarkan aturan pembatasan ekspor Amerika Serikat (AS), selama kapasitas komputasi AI yang digunakan tidak melampaui batas tertentu.
ByteDance juga dilaporkan telah menjalin kesepakatan serupa dengan Qualcomm pada awal tahun ini. Melalui kerja sama tersebut, perusahaan asal Tiongkok itu disebut akan memperoleh jutaan cip AI untuk mendukung kebutuhan infrastrukturnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fulham vs Hull City: The Tigers Berpeluang Menang Tipis di Craven Cottage
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah
Prediksi Skor Lille vs Brest di Liga Prancis: Verdonk Starter, Les Dogues Berjaya di Pierre Mauroy
Prediksi Susunan Pemain Real Betis vs Barcelona: Yamal dan Adeyemi Jadi Andalan
Prediksi Skor Hamburger SV vs Stuttgart: Die Roten Siap Pesta Gol di Volksparkstadion
Prediksi Skor Espanyol vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Los Rojiblancos Pertahankan Laju Positif
Prediksi Skor PSGC Ciamis vs PSIS Semarang di Pegadaian Championship: Tuan Rumah Hadapi Ujian Berat
Prediksi Susunan Pemain AS Roma vs Genoa: Santiago Castro Siap Jadi Andalan
Prediksi Skor Semen Padang vs PSMS di Championship: Kabau Sirah Bidik Kemenangan Kandang Perdana
Prediksi RANS Nusantara vs Persela Lamongan: Laskar Joko Tingkir Berburu Kemenangan di Malang

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022