Logo JawaPos
Author avatar - Image
Penulis: Nanda Prayoga
Selasa, 3 November 2026 | 23.00 WIB

Pemerataan Konektivitas di Wilayah 3T Perlu Diikuti Akses Kemudahan Pendidikan

Ilustrasi pendidikan di kelas (Pinterest) - Image

Ilustrasi pendidikan di kelas (Pinterest)

JawaPos.com – Pemerataan konektivitas di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) perlu diikuti dengan penguatan akses pendidikan. Keterbatasan fasilitas belajar dan bahan bacaan masih menjadi tantangan bagi anak-anak di wilayah terpencil yang harus belajar di lokasi sementara setelah sekolah mereka terdampak bencana.

Kondisi tersebut menjadi salah satu latar belakang dukungan Telkomsat terhadap program Ekspedisi Kemerdekaan Pendidikan di Wilayah 3T. Program yang berkolaborasi dengan Relawan Nusantara itu menyasar anak-anak dan masyarakat di Papua Pegunungan dan Aceh.

Dukungan tersebut difokuskan pada penguatan literasi, peningkatan minat baca, serta penyediaan sarana pendukung pembelajaran. Upaya ini dilakukan di tengah keterbatasan fasilitas pendidikan yang masih dihadapi masyarakat di wilayah terpencil.

VP Corporate Secretary Telkomsat Fino Arfiantono mengatakan pemerataan pembangunan perlu mencakup kesempatan belajar bagi anak-anak di berbagai wilayah Indonesia.

"Pemerataan pembangunan tidak hanya berbicara mengenai akses terhadap teknologi dan konektivitas, tetapi juga bagaimana setiap anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan mengembangkan potensinya. Melalui dukungan ini, kami berharap dapat turut menghadirkan semangat dan harapan baru bagi anak-anak di Papua Pegunungan dan Aceh, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan belajar yang lebih baik,” ujarnya dalam keterangan, Selasa (3/11).

Menurut Fino, pendidikan memiliki peran penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Karena itu, pemerataan kesempatan belajar perlu terus diperkuat, terutama bagi anak-anak di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses dan infrastruktur.

Di SDN 2 Lokop, Aceh misalnya dampak banjir bandang membuat kegiatan belajar mengajar harus dipindahkan ke tiga lokasi sementara. Fasilitas yang terbatas turut memengaruhi proses pembelajaran, termasuk menyebabkan siswa dari berbagai tingkatan kelas mengikuti kegiatan belajar secara bersamaan.

Situasi tersebut menunjukkan bahwa akses pendidikan di wilayah terdampak tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan konektivitas, tetapi juga dukungan fasilitas yang memungkinkan kegiatan belajar berlangsung dengan lebih baik.

Sebagai bagian dari program tersebut, Telkomsat mendukung kegiatan Kelas Inspirasi Literasi dan Pojok Baca Sekolah. Kegiatan ini diarahkan untuk memperluas akses anak-anak terhadap bahan bacaan sekaligus mendorong kebiasaan membaca.

Dalam Kelas Inspirasi Literasi, anak-anak mengikuti kegiatan storytelling inspiratif dan Gerakan Gemar Membaca. Dukungan perlengkapan sekolah, seperti buku dan alat tulis, juga disalurkan untuk membantu menunjang kegiatan belajar.

Editor: Diar Candra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore