Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 8 Agustus 2026 | 19.14 WIB

OpenAI Hapus Batas Obrolan ChatGPT, Pengguna Gratis Bisa Akses GPT-5.6 Luna

OpenAI akan menggunakan ratusan ribu chip Nvidia dari AWS untuk melatih dan menjalankan model AI-nya. (The Guardian) - Image

OpenAI akan menggunakan ratusan ribu chip Nvidia dari AWS untuk melatih dan menjalankan model AI-nya. (The Guardian)

JawaPos.com - OpenAI mengumumkan perubahan besar pada layanan ChatGPT dengan menghapus batasan obrolan berbasis teks bagi seluruh pengguna. Kebijakan ini hadir tak lama setelah ChatGPT mencatat lebih dari 1 miliar pengguna mingguan.

Seperti dilansir dari TechCrunch, dalam pembaruan tersebut OpenAI juga memperkenalkan model GPT-5.6 Luna yang akan menjadi model bawaan bagi pengguna paket Free dan Go. Model ini menggantikan GPT-5.5 yang sebelumnya digunakan sebagai model default.

Pengguna paket Free dan Go juga akan mendapatkan tombol "Think" atau "Berpikir". Fitur ini memungkinkan pengguna memilih kemampuan penalaran yang lebih tinggi ketika menghadapi pertanyaan atau permintaan yang membutuhkan proses berpikir lebih kompleks.

Meski demikian, OpenAI menegaskan bahwa penghapusan batasan hanya berlaku untuk obrolan berbasis teks. Batas penggunaan terpisah tetap diterapkan untuk fitur seperti pengunggahan file, gambar, suara, serta pembuatan gambar.

Sementara itu, pengguna ChatGPT Plus dan Pro mendapatkan pembaruan berbeda. Mereka memperoleh akses ke GPT-5.6 Sol yang telah ditingkatkan untuk menangani berbagai tugas dengan cepat, mulai dari menjawab pertanyaan, riset web, memberikan saran, membuat perencanaan, menulis, hingga membantu pengambilan keputusan.

OpenAI menyebut GPT-5.6 Sol versi terbaru dirancang untuk memberikan jawaban yang lebih ringkas sekaligus lebih tangguh. Namun, model ini berbeda dari GPT-5.6 Sol yang digunakan pada Codex dan Work sehingga perubahan kali ini tidak berlaku untuk kedua layanan tersebut.

Pengguna Plus dan Pro juga mendapatkan fitur reasoning slider atau penggeser penalaran. Fitur tersebut memungkinkan pengguna menentukan seberapa besar proses berpikir yang digunakan model dalam menghasilkan jawaban.

Dengan pengaturan tersebut, pengguna dapat menyesuaikan tingkat penalaran berdasarkan tingkat kompleksitas pertanyaan atau jumlah langkah yang diperlukan untuk menyelesaikan sebuah tugas.

OpenAI juga mengklaim adanya peningkatan akurasi pada model terbaru. Berdasarkan evaluasi internal perusahaan, tingkat kesalahan faktual GPT-5.6 Luna disebut 62 persen lebih rendah dibandingkan GPT-5.5-Instant.

Sementara itu, GPT-5.6 Sol diklaim memiliki tingkat kesalahan faktual 68 persen lebih rendah dibandingkan GPT-5.5-Instant.

Editor: Bintang Pradewo
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore