Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 28 Juli 2026 | 00.50 WIB

Meski Biaya Layar Turun, iPhone 18 Pro Max Dirumorkan Tetap Naik Harga

Biaya layar iPhone 18 Pro Max turun, tapi harga tetap naik. Simak rumor Apple menekan biaya produksi dan kenaikan harga flagship terbaru ini. - Image

Biaya layar iPhone 18 Pro Max turun, tapi harga tetap naik. Simak rumor Apple menekan biaya produksi dan kenaikan harga flagship terbaru ini.

JawaPos.com - Rumor terbaru dari Korea Selatan menyebut Apple tengah berupaya menekan biaya produksi iPhone 18 Pro Max dengan memangkas harga komponen layar yang dibeli dari pemasoknya. Langkah ini dilakukan untuk mengimbangi kenaikan biaya memori dan penyimpanan pada ponsel flagship generasi berikutnya.

Berdasarkan laporan tersebut, Samsung Display dan LG Display dikabarkan memasok panel iPhone 18 Pro Max kepada Apple dengan harga rata-rata sekitar USD 66,5 atau sekitar Rp 1,2 juta. Angka itu disebut hampir 20 persen lebih rendah dibandingkan biaya layar iPhone 17 Pro Max yang diperkirakan berada di kisaran USD 80 atau sekitar Rp 1,44 juta.

Seperti dilansir dari GSM Arena, penurunan harga komponen layar ini bukan kali pertama terjadi. Pada generasi sebelumnya, Apple juga dilaporkan memperoleh panel iPhone 17 Pro Max dengan harga lebih rendah dibandingkan layar iPhone 16 Pro Max, yang pada beberapa laporan disebut memiliki harga di atas USD 100 atau lebih dari Rp 1,8 juta per unit.

Meski demikian, biaya yang lebih rendah bukan berarti kualitas layar akan dikurangi. iPhone 18 Pro Max justru disebut bakal mengusung material organik M16 terbaru yang diklaim mampu meningkatkan efisiensi cahaya, memperpanjang usia pakai panel, serta menghadirkan reproduksi warna yang lebih akurat.

Dengan biaya layar yang lebih murah, Apple diperkirakan dapat menekan total biaya produksi perangkat. Strategi tersebut diyakini menjadi salah satu upaya perusahaan untuk mengurangi dampak kenaikan harga komponen lain, khususnya memori dan media penyimpanan.

Namun demikian, laporan yang beredar menyebut iPhone 18 Pro Max masih berpotensi mengalami kenaikan harga jual. Perangkat tersebut bahkan dirumorkan bisa dibanderol hingga USD 200 atau sekitar Rp3,6 juta lebih mahal dibandingkan pendahulunya, meski penghematan pada komponen layar diyakini dapat menahan kenaikan harga agar tidak semakin tinggi.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore