Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 17 Juli 2026 | 06.29 WIB

SoftBank Ramal 100 Triliun Agen AI dan 1 Miliar Robot Humanoid Kuasai Dunia Kerja pada 2040

CEO SoftBank Group Corp. Masayoshi Son saat berbicara di suatu event di Tokyo, 14 Juli 2026. (Kyodo) - Image

CEO SoftBank Group Corp. Masayoshi Son saat berbicara di suatu event di Tokyo, 14 Juli 2026. (Kyodo)

JawaPos.com – CEO SoftBank Group Masayoshi Son memprediksi dunia akan memasuki era baru pada 2040 ketika sekitar satu miliar robot humanoid berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) mulai bekerja. Menurutnya, perubahan tersebut akan mengubah dunia kerja secara fundamental.

Seperti dilansir Kyodo, Kamis (16/7), Son menyampaikan prediksi itu dalam konferensi tahunan perusahaan. Ia bahkan menyebut era ketika manusia menjadi bentuk kehidupan paling unggul akan berakhir.

"Era manusia sebagai bentuk kehidupan paling tinggi akan berakhir," ujar Son.

Menurutnya, pada 2040 akan ada sekitar 100 triliun agen AI (AI agents) yang mampu bekerja secara mandiri tanpa harus menerima instruksi langsung dari manusia. Agen AI merupakan sistem kecerdasan buatan yang dapat mengambil keputusan dan menjalankan tugas secara otonom.

Son mengatakan agen AI nantinya mampu mereplikasi dirinya sendiri. Agen tersebut juga dapat membantu mengembangkan agen AI lain sehingga jumlah dan kemampuannya terus bertambah tanpa campur tangan manusia.

Ia menilai perkembangan tersebut akan menggeser masyarakat yang selama ini berpusat pada manusia menjadi masyarakat yang lebih banyak digerakkan oleh agen AI.

"Manusia perlu berevolusi bersama agen AI, bukan menolaknya," kata Son.

Pendiri SoftBank itu juga memperkirakan industri yang berkaitan dengan AI akan menyumbang sekitar 20 persen produk domestik bruto (PDB) dunia pada 2040. Nilainya diperkirakan mencapai sekitar 7 kuadriliun yen atau sekitar Rp 777 kuadriliun (1 yen sekitar Rp 111).

Untuk mendukung perkembangan tersebut, kebutuhan energi diperkirakan melonjak tajam. Son memperkirakan pusat data AI di seluruh dunia membutuhkan pasokan listrik hingga 3 terawatt pada 2040, sekitar 1,8 kali konsumsi listrik global saat ini.

Setelah itu, kebutuhan listrik diperkirakan masih akan bertambah sekitar 1 terawatt setiap tahun seiring semakin besarnya penggunaan AI di berbagai sektor.

Editor: Dhimas Ginanjar
Sumber: Kyodo News
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore