
Ilustrasi kecerdasan buatan. (Pinterest)
JawaPos.com - Perkembangan kecerdasan artifisial (AI) diperkirakan akan membawa perubahan besar terhadap dunia kerja dalam beberapa tahun ke depan. Laporan World Economic Forum (WEF) bahkan memproyeksikan hampir 40 persen keterampilan yang digunakan tenaga kerja saat ini akan berubah pada 2030, sehingga perusahaan dituntut lebih cepat beradaptasi dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM).
Perubahan tersebut mendorong organisasi untuk tidak hanya berinvestasi pada teknologi, tetapi juga memperkuat kemampuan karyawan agar mampu mengikuti perkembangan bisnis yang semakin dinamis. Pengembangan kompetensi dan pembelajaran berkelanjutan pun menjadi salah satu strategi yang mulai banyak diterapkan perusahaan.
Salah satunya dilakukan perusahaan teknologi finansial Amartha Financial. Seiring transformasi bisnis dari penyedia layanan pembiayaan mikro menjadi perusahaan fintech yang menghadirkan beragam layanan digital bagi UMKM perempuan di perdesaan, perusahaan juga memperkuat strategi pengembangan talenta internal.
Baca Juga:ASUS ROG Raikiri II Pro Meluncur, Kontroler PC dengan Polling Rate 8.000 Hz dan Baterai Tahan 79 Jam
“Untuk menjawab kebutuhan transformasi, dalam beberapa tahun terakhir kami menerapkan pendekatan Engineering Human Performance, yaitu upaya membangun organisasi yang mampu bertumbuh secara berkelanjutan melalui pengembangan manusianya,” ujar Rine, Chief People Officer Amartha.
Melalui pendekatan Engineering Human Performance, perusahaan berupaya membekali karyawan agar mampu mengikuti perkembangan teknologi, termasuk AI, sekaligus menjawab kebutuhan bisnis yang terus berubah. Program tersebut mencakup pengembangan talenta, pembelajaran berkelanjutan, mentoring, hingga penguatan kepemimpinan yang disesuaikan dengan kebutuhan organisasi.
Implementasi strategi tersebut juga tercermin dalam pola pengembangan karier di internal perusahaan. Saat ini, delapan dari sepuluh posisi kepemimpinan diisi oleh karyawan yang memperoleh promosi dari dalam perusahaan. Kondisi tersebut menunjukkan fokus perusahaan tidak hanya pada perekrutan talenta baru, tetapi juga pada pengembangan karyawan yang telah bergabung agar mampu mengemban tanggung jawab yang lebih besar.
“Bagi kami, indikator keberhasilan yang paling penting adalah semakin banyak karyawan yang berkembang dan siap mengambil tanggung jawab yang lebih besar. Ketika sebagian besar pemimpin kami tumbuh dari dalam organisasi, itu menunjukkan bahwa investasi pada manusia memberikan dampak yang nyata,” lanjut Rine.
Selain memperkuat kompetensi internal, pengembangan SDM menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan kepada jutaan pelaku UMKM perempuan ultra mikro yang tersebar di lebih dari 50.000 desa di Indonesia.
“Kami percaya setiap orang ingin terus berkembang. Tugas kami adalah menciptakan lingkungan yang memberi kesempatan untuk belajar, mencoba hal baru, dan mengambil tanggung jawab yang lebih besar. Ketika itu terjadi, pertumbuhan individu dan pertumbuhan bisnis akan berjalan beriringan,” tutur Rine.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022