
: Ilustrasi kejahatan siber.(Gemini)
JawaPos.com - Ancaman kejahatan siber semakin mengintai masyarakat Indonesia. Riset terbaru perusahaan insurtech global bolttech mengungkap sebanyak 92 persen masyarakat Indonesia mengaku pernah menerima atau menghadapi upaya penipuan digital.
Bahkan, hampir separuh atau 44 persen responden mengaku telah menjadi korban penipuan, peretasan, maupun bentuk kejahatan siber lainnya.
Temuan tersebut terungkap dalam studi Asia-Pacific Cyber Safety Landscape 2026. Tingginya angka paparan terhadap kejahatan siber juga diikuti kekhawatiran masyarakat terhadap keselamatan anggota keluarganya.
Sebanyak 81 persen responden meyakini setidaknya satu anggota rumah tangga mereka berisiko menjadi korban kejahatan siber dalam satu tahun ke depan. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata kawasan Asia Pasifik yang mencapai 64 persen.
Serangan siber juga datang melalui saluran komunikasi yang digunakan sehari-hari. Penipuan melalui panggilan telepon menjadi ancaman yang paling sering ditemui dengan persentase 61 persen, disusul SMS mencurigakan sebesar 50 persen dan aplikasi perpesanan sebesar 49 persen.
Meski tingkat paparan terhadap ancaman siber tergolong tinggi, kesiapan masyarakat untuk menghadapinya masih rendah. Hanya 37 persen responden Indonesia yang mengaku yakin mengetahui langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi ancaman siber.
Pendiri dan CEO Blackbox Research, David Black, mengatakan penipuan telah menjadi tantangan yang tak terhindarkan dalam perkembangan ekonomi digital di kawasan Asia Pasifik.
"Meskipun sebagian besar masyarakat menghadapi ancaman penipuan, terdapat kesenjangan yang mencolok antara kekhawatiran publik dan tindakan pribadi, karena sebagian besar konsumen mengakui bahwa langkah-langkah keamanan yang mereka terapkan sendiri gagal mengikuti perkembangan ancaman yang ada," ujar David Black.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
