Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 2 Juli 2026 | 16.27 WIB

Meutya Hafid: Keberhasilan Digitalisasi Bansos Bergantung pada Data Berkualitas dan Literasi Digital

Ilustrasi cek penerima bansos PKH dan BONT Oktober 2025 (Dok. cekbansos.kemensos.go.id) - Image

Ilustrasi cek penerima bansos PKH dan BONT Oktober 2025 (Dok. cekbansos.kemensos.go.id)

JawaPos.com - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menilai keberhasilan program digitalisasi bantuan sosial (bansos) tidak hanya bergantung pada kesiapan teknologi.

Menurutnya, kualitas data, tata kelola pemerintahan yang baik, serta tingkat literasi digital masyarakat menjadi faktor penentu agar penyaluran bantuan berlangsung tepat sasaran.

Meutya menegaskan, sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi elemen penting dalam mendukung transformasi sistem penyaluran bansos secara digital.

Kolaborasi tersebut diperlukan agar proses pertukaran data berjalan akurat, aman, dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Ini tidak cukup hanya teknologi dan SPLP, tapi kejelasan peran, dasar hukum, proses bisnis, koordinasi lintas instansi dan nanti juga dengan pemerintah daerah akan menjadi penting," ujar Meutya Hafid dalam Rapat Koordinasi dan Monitoring Pelaksanaan Perluasan Piloting Digitalisasi Bansos di 43 kabupaten dan kota di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, dikutip Kamis (2/7).

Dalam kesempatan tersebut, Meutya menjelaskan Kementerian Komunikasi dan Digital telah menyiapkan Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP) sebagai sarana integrasi data nasional.

Platform tersebut memungkinkan pertukaran data antarlembaga pemerintah sehingga mendukung interoperabilitas berbagai sistem layanan publik.

Ia mengungkapkan, SPLP kini telah dimanfaatkan oleh delapan instansi pemerintah dalam pelaksanaan uji coba digitalisasi bantuan sosial.

Meski demikian, Meutya menekankan bahwa kecanggihan teknologi tidak akan memberikan hasil optimal apabila kualitas data yang dimiliki setiap instansi maupun pemerintah daerah belum memenuhi standar.

Karena itu, ia meminta kepala daerah turut memperbaiki tata kelola data agar implementasi program Satu Data Indonesia dapat berjalan lebih efektif.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore