
Ilustrasi cek penerima bansos PKH dan BONT Oktober 2025 (Dok. cekbansos.kemensos.go.id)
JawaPos.com - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menilai keberhasilan program digitalisasi bantuan sosial (bansos) tidak hanya bergantung pada kesiapan teknologi.
Menurutnya, kualitas data, tata kelola pemerintahan yang baik, serta tingkat literasi digital masyarakat menjadi faktor penentu agar penyaluran bantuan berlangsung tepat sasaran.
Meutya menegaskan, sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi elemen penting dalam mendukung transformasi sistem penyaluran bansos secara digital.
Kolaborasi tersebut diperlukan agar proses pertukaran data berjalan akurat, aman, dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Ini tidak cukup hanya teknologi dan SPLP, tapi kejelasan peran, dasar hukum, proses bisnis, koordinasi lintas instansi dan nanti juga dengan pemerintah daerah akan menjadi penting," ujar Meutya Hafid dalam Rapat Koordinasi dan Monitoring Pelaksanaan Perluasan Piloting Digitalisasi Bansos di 43 kabupaten dan kota di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, dikutip Kamis (2/7).
Dalam kesempatan tersebut, Meutya menjelaskan Kementerian Komunikasi dan Digital telah menyiapkan Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP) sebagai sarana integrasi data nasional.
Platform tersebut memungkinkan pertukaran data antarlembaga pemerintah sehingga mendukung interoperabilitas berbagai sistem layanan publik.
Ia mengungkapkan, SPLP kini telah dimanfaatkan oleh delapan instansi pemerintah dalam pelaksanaan uji coba digitalisasi bantuan sosial.
Meski demikian, Meutya menekankan bahwa kecanggihan teknologi tidak akan memberikan hasil optimal apabila kualitas data yang dimiliki setiap instansi maupun pemerintah daerah belum memenuhi standar.
Karena itu, ia meminta kepala daerah turut memperbaiki tata kelola data agar implementasi program Satu Data Indonesia dapat berjalan lebih efektif.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
