
Robot humanoid hasil pengembangan terbaru yang menjadi bagian dari dorongan global menuju integrasi kecerdasan buatan dalam kehidupan sehari-hari (Inc)
JawaPos.com - Gelombang baru persaingan teknologi global kembali bergeser ke arah kecerdasan buatan fisik. Jensen Huang, melalui Nvidia, mengumumkan kemitraan strategis dengan LG Group yang diproyeksikan bernilai multitriliun dolar AS untuk mempercepat pengembangan robot humanoid, pusat data, hingga sistem mobilitas otonom.
Perjanjian ini menandai pergeseran industri kecerdasan buatan dari dominasi perangkat lunak menuju integrasi langsung dengan dunia fisik, termasuk rumah tangga dan sektor industri. Fokus utama kerja sama tersebut diarahkan pada pembangunan "AI factory" yang akan menjadi fondasi pengembangan robot masa depan sekaligus infrastruktur komputasi berskala besar.
Dilansir dari Inc, Senin (15/6/2026), Huang menegaskan arah kolaborasi tersebut setelah pertemuan dengan Chairman LG Group Koo Kwang-mo di Seoul. Dia menyampaikan, "Kami bekerja sama dengan mereka dalam teknologi motor serta sistem mekanik agar kami dapat menggabungkan robotika humanoid dan masa depan robotika."
Huang juga menambahkan, "Kami juga bekerja sama dengan LG dalam merancang masa depan pusat data."
Dalam pernyataan resminya, Nvidia menjelaskan bahwa AI factory tersebut akan menyediakan infrastruktur komputasi akseleratif bagi LG Group untuk melatih, menyimulasikan, memvalidasi, dan menerapkan aplikasi berbasis AI di seluruh lini bisnis utamanya. Model ini memperlihatkan bagaimana industri kini bergerak menuju sistem pengembangan AI end-to-end yang terintegrasi.
Di sisi lain, LG Group yang dikenal kuat di sektor elektronik rumah tangga mulai memperluas ambisi ke ranah robotika domestik. Teknologi yang dikembangkan ditujukan untuk menghadirkan robot rumah tangga yang mampu membantu berbagai aktivitas harian, dari tugas sederhana hingga pekerjaan domestik kompleks.
Integrasi sistem menjadi kunci utama dalam kolaborasi ini. Nvidia akan menggabungkan framework dan sistemnya dengan teknologi LG untuk melatih robot dalam lingkungan virtual yang secara fisik akurat sebelum diterapkan ke pengguna nyata. Pendekatan ini diharapkan dapat mengurangi risiko sekaligus meningkatkan presisi robot di dunia nyata.
Selain itu, LG Electronics juga mengembangkan pabrik data fisik berbasis AI yang dirancang untuk mempercepat proyek robotika industri. Infrastruktur ini memanfaatkan platform Nvidia Cosmos guna menyediakan data pelatihan berkualitas tinggi bagi sistem robot dan AI industri.
"Bersama CEO Nvidia Jensen Huang, kami melakukan diskusi mendalam dan sangat menginspirasi tentang kerja sama strategis yang akan mengubah industri masa depan," ujar perwakilan LG dalam pernyataannya.
Dia menggarisbawahi bahwa visi ekosistem AI Nvidia sejalan dengan arah LG dalam menghadirkan perubahan nyata bagi kehidupan sehari-hari dan industri global.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022