
Ilustrasi rating game di platform distribusi game, Steam. (Istimewa)
JawaPos.com - IGRS tiba-tiba menjadi sorotan di tengah ramainya perdebatan gamer di media sosial.
Banyak yang baru mengenalnya istilah ini, namun langsung mempertanyakan dampaknya terhadap industri game di Indonesia.
Lantas, sebenarnya apa itu IGRS dan mengapa sistem ini jadi kontroversial?
Indonesia Game Rating System (IGRS) adalah sistem klasifikasi usia untuk video game yang ditetapkan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Tujuan utamanya diklaim untuk memberikan panduan kepada pemain, terutama orang tua, agar dapat memahami apakah suatu game cocok dimainkan berdasarkan usia.
Mengutip laman resminya, IGRS membagi game ke dalam beberapa kategori:
- IGRS 3+: untuk semua umur (label hijau)
- IGRS 7+: anak usia 7 tahun ke atas (label hijau)
- IGRS 13+: remaja awal (label biru)
- IGRS 15+: remaja (label biru)
- IGRS 18+: dewasa (label merah)
Selain itu, ada juga label khusus Refused Classification (RC) untuk game yang dianggap tidak layak beredar di Indonesia karena melanggar aturan hukum atau norma tertentu.
Penerapan IGRS bukan sekadar imbauan. Sistem ini memiliki dasar hukum melalui Peraturan Menteri Kominfo Nomor 2 Tahun 2024.
Artinya, mulai 2026, semua game yang beredar di Indonesia wajib memiliki klasifikasi IGRS, baik game lokal maupun internasional.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
