
Komdigi menjalin kolaborasi strategis dengan BPJS Kesehatan dalam memanfaatkan kecerdasan artifisial (AI) guna meningkatkan kualitas layanan publik berbasis data. (Istimewa)
JawaPos.com - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menegaskan komitmen pemerintah untuk menjalin kolaborasi strategis dengan BPJS Kesehatan dalam memanfaatkan kecerdasan artifisial (AI) guna meningkatkan kualitas layanan publik berbasis data.
Ia menilai, pengelolaan data dalam jumlah besar seperti yang dimiliki BPJS Kesehatan sudah tidak bisa lagi dilakukan dengan cara-cara konvensional.
“Pengelolaan data dalam skala besar tidak bisa lagi manual. Datanya besar dan bergerak cepat. AI menjadi kebutuhan agar layanan publik bisa lebih cepat dan tepat,” ujarnya saat menerima Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan Setiaji di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Rabu (1/4).
Nezar juga mengungkapkan bahwa Kementerian Komunikasi dan Digital telah menyiapkan fondasi pengembangan talenta digital melalui program AI Talent Factory yang dirancang untuk menjawab kebutuhan industri dan institusi publik.
“Kami sudah punya AI Talent Factory. Kami siapkan talenta dari kampus kampus terbaik, kami latih dengan use case nyata, dan didampingi mentor dari industri global,” tuturnya.
Program ini melibatkan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi ternama, seperti Universitas Brawijaya, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Indonesia, serta mendapat dukungan dari perusahaan teknologi global dan institusi pendidikan internasional.
“Kami kerja sama dengan Google, Apple, Amazon, juga MIT dan Oxford. Jadi talenta yang dihasilkan siap masuk ke kebutuhan riil di lapangan,” jelas Wamen Nezar Patria.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa sinergi antara Komdigi dan BPJS Kesehatan bisa segera diwujudkan dengan menggabungkan kekuatan masing-masing pihak, mulai dari data, kebutuhan penggunaan (use case), hingga talenta yang sudah tersedia.
“Kalau BPJS Kesehatan punya use case dan data, kami punya talenta dan ekosistem. Ini bisa langsung kita kerjakan bersama. Tujuannya jelas, layanan ke masyarakat harus lebih cepat, lebih akurat,” tegasnya.
Sementara itu, Setiaji mengungkapkan bahwa pihaknya telah mulai mengembangkan sejumlah penerapan AI, meskipun masih menghadapi keterbatasan dalam kapasitas pengembangan.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
