Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 31 Juli 2025 | 18.58 WIB

Momentum Penguatan Keamanan dan Manajemen Data di Tanah Air, Data Center Asia-Indonesia Debut di IEE Series 2025

Ilustrasi pusat data. (Istimewa) - Image

Ilustrasi pusat data. (Istimewa)

JawaPos.com-Seiring percepatan transformasi digital nasional, kebutuhan akan sistem pengelolaan data yang kuat, fleksibel, dan aman menjadi semakin penting. Teknologi cloud memegang peran sentral sebagai fondasi operasional lintas industri.

Hal itu memungkinkan perusahaan menyimpan dan mengelola data secara terpusat serta mengaksesnya secara real-time untuk mendukung pengambilan keputusan yang efisien.

Selaras dengan ini, Data Center Asia Indonesia (DCA-IN) melangsungkan debutnya dalam Indonesia Energy & Engineering Series (IEE Series) 2025. Pameran tersebut merupakan pameran industri berskala internasional yang telah menjadi agenda penting bagi pelaku usaha dan pemimpin teknologi lintas negara. 

Diselenggarakan pada 17–18 September 2025 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, DCA-IN menjadi perluasan penting dari cakupan IEE Series yang selama ini dikenal kuat di sektor energi dan engineering.

Sebagai pameran business-to-business (B2B) terbesar di Asia Tenggara, IEE Series telah membuktikan diri sebagai katalis penting dalam pembangunan ekosistem industri yang berkelanjutan. Hal tersebut guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. 

Kehadiran DCA-IN menjadi menegaskan peran strategis infrastruktur digital. Seperti pusat data dan manajemen cloud, sebagai fondasi utama untuk mempercepat transformasi industri dan meningkatkan daya saing nasional di era digital.

Country Director Pamerindo Indonesia Lia Indriasari mengatakan, inisiatif ini akan menciptakan sinergi yang dinamis dengan mempertemukan para pemangku kepentingan utama pada industri infrastruktur pusat data, manajemen cloud, hingga transformasi digital. Khususnya di sektor investasi, efisiensi energi, dan keamanan digital yang saat ini tengah menjalani percepatan menuju integrasi digital secara menyeluruh.

“Pameran ini dirancang secara khusus untuk menjawab kebutuhan manajemen data, transformasi digital, cloud, dan industri nasional lainnya, dengan pendekatan aplikatif yang mendukung integrasi teknologi secara langsung di level operasional dan strategis,” ujar Lia dalam keterangannya.

Di Indonesia, tren adopsi cloud dan pengembangan infrastruktur digital menunjukkan pertumbuhan positif, didorong permintaan tinggi dari sektor energi, manufaktur, logistik, hingga layanan publik. Namun, perkembangan ini juga menghadirkan tantangan baru, terutama terkait kesiapan infrastruktur pendukung dan integrasi sistem informasi di dalam organisasi.

Tantangan besar lainnya adalah keamanan data. Kompleksitas sistem yang meningkat dan rendahnya literasi keamanan siber menyebabkan banyak organisasi kesulitan menjaga privasi dan integritas data. Perlindungan data kini menjadi isu strategis, bukan sekadar teknis, karena berdampak langsung pada kepercayaan publik dan kelangsungan bisnis.

Data dari white paper Where’s The Fraud oleh VIDA menunjukkan bahwa Indonesia menempati peringkat ke-13 dunia dalam jumlah insiden kebocoran data, dengan lebih dari 157 juta data bocor, tertinggi di Asia Tenggara. Angka ini jauh melampaui Malaysia (52 juta), Thailand (48 juta), dan Singapura (34 juta).

Dampaknya mencakup kehilangan data (55 persen), gangguan operasional (46 persen) pemutusan kerjasama (48 persen), dan kerusakan reputasi (45 persen).

Situasi ini menegaskan pentingnya regulasi yang mampu melindungi data secara menyeluruh. Pemerintah telah merespons melalui pengesahan UU No. 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi dan PP No. 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik. Regulasi ini menjadi dasar penguatan tata kelola data di sektor publik dan swasta.

Namun, efektivitas implementasi regulasi tersebut memerlukan kolaborasi yang erat antara semua pemangku kepentingan, dari peningkatan kemampuan teknis, pemanfaatan teknologi tepat guna, hingga penguatan infrastruktur.

DCA-IN (Data Center Asia Indonesia) hadir sebagai forum strategis yang mempertemukan industri, regulator, dan penyedia solusi untuk mendiskusikan tantangan nyata serta mendorong kolaborasi lintas sektor. Sebagai bagian dari ekosistem IEE Series 2025, forum ini juga menjadi ajang penguatan solusi keamanan data dan kapabilitas pengelolaan data industri.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore