Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 16 Oktober 2023 | 14.30 WIB

Lalui Drama Panjang, Microsoft Berhasil Selesaikan Akuisisi Activision Blizzard

Ilustrasi: Microsoft berhasil selesaikan akuisisi Activision Blizzard. (FoneArena). - Image

Ilustrasi: Microsoft berhasil selesaikan akuisisi Activision Blizzard. (FoneArena).

JawaPos.com - Otoritas Inggris telah memberikan persetujuan mereka untuk kesepakatan besar Microsoft senilai USD 68,7 miliar dengan Activision Blizzard, menyusul lampu hijau dari FTC pada bulan Juli lalu. Keputusan ini menandai titik balik penting dalam industri game dunia saat ini.
 
Hal ini membuka jalan bagi Ubisoft untuk mengambil kendali atas judul-judul game ikonik dari Activision Blizzard seperti Call of Duty. Dengan rampungnya proses akuisisi ini, Microsoft resmi menjadi salah satu raksasa dan "pembangkit tenaga" game global.
 
CEO Microsoft Gaming, Phil Spencer, yang merupakan seorang gamer sejati juga telah mengungkapkan kekagumannya atas dampak besar Activision Blizzard dan anak perusahaannya, King, terhadap game dan budaya populer. Game seperti Call of Duty, World of Warcraft, dan Candy Crush Saga telah memikat jutaan pemain di seluruh dunia.
 
 
Ubisoft, pemain utama di bidang cloud gaming yang terus berkembang, kini memiliki hak streaming cloud abadi untuk Call of Duty dan judul Activision Blizzard lainnya. Artinya di Wilayah Ekonomi Eropa (EEA), yang mencakup negara-negara Uni Eropa (UE), para gamer dapat dengan bebas melakukan streaming game-game tersebut.
 
Di luar EEA, Ubisoft memegang kendali atas hak streaming cloud, dengan opsi untuk melisensikannya ke Microsoft untuk Xbox Cloud Gaming. Kemungkinan ditahannya lisensi ini sangat kecil, mengingat Microsoft siap membayar biaya besar untuk hak-hak ini.
 
Sebagai bagian dari kesepakatan inovatif ini, game Activision Blizzard akan menjadi bagian dari Ubisoft Plus, layanan berlangganan game perusahaan. Meskipun jangka waktu pasti untuk ketersediaan penuh masih belum pasti, pengaturan ini diperkirakan akan berlangsung selama 15 tahun. Dengan lisensi abadi yang memastikan kendali abadi Ubisoft.
 
Peralihan industri game ke arah streaming merevolusi aksesibilitas. Dengan Ubisoft berupaya menjadikan game senyaman streaming musik dan film. 
 
Ringkasnya, akuisisi Microsoft atas Activision Blizzard, merupakan langkah Ubisoft dalam industri cloud gaming. Dan lanskap gaming yang terus berkembang menjanjikan peningkatan kenyamanan dan aksesibilitas gaming bagi para pemain di seluruh dunia.
 
 
"Hari ini menandai momen penting dalam sejarah perusahaan kami. Persatuan kami dengan Microsoft akan memberikan sumber daya segar dan peluang baru bagi tim kami yang luar biasa di seluruh dunia. Ini akan memberdayakan kami untuk memberikan lebih banyak kesenangan, lebih banyak kegembiraan, dan lebih banyak koneksi ke basis pemain yang lebih luas dibandingkan sebelumnya," kata CEO Activision Blizzard Bobby Kotick dalam email kepada karyawannya 
 
Chris Early, SVP Kemitraan Strategis & Pengembangan Bisnis Ubisoft, menambahkan, pengambilan hak tersebut memungkinkan Ubisoft memperkenalkan game Activision Blizzard seperti Call of Duty hingga Ubisoft Plus. 
 
"Dan bahkan memberikan lisensi akses streaming kepada perusahaan cloud gaming, penyedia layanan, dan produsen konsol. Dengan melakukan hal ini, kami memperluas akses ke game-game ini di berbagai platform streaming, sehingga memberikan manfaat bagi lebih banyak pemain dibandingkan sebelumnya," terangnya dilansir via FoneArena.
 
Diketahui, proses akuisisi Activision Blizzard oleh Microsoft menempuh jalan yang tak mudah. Drama panjang dan jalan berliku mewarnai proses penyatuan dua raksasa teknologi tersebut dan sempat diwarnai beberapa persidangan.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore