JawaPos Radar | Iklan Jitu

Survei Microsoft: Transformasi Digital Catat Peningkatan Keuntungan

19 Januari 2019, 20:19:45 WIB
Microsoft, Transformasi Digital, Microsoft Transformasi Digital
Ilustrasi: Digital transformation. (ITPro)
Share this

JawaPos.com – Microsoft merilis studi berjuluk Asia’s Unlocking the Economic Impact of Digital Transformation in Asia Pacific. Hasil riset Microsoft itu mengungkap bahwa perusahaan yang melakukan inisiatif transformasi digital mampu mencatatkan peningkatan margin keuntungan.

Microsoft mengklaim studi mereka melibatkan 1.560 responden dari berbagai industri termasuk ritel di 15 pasar. Indonesia salah satunya. Temuan studi menunjukkan separuh dari responden yang berasal dari industri ritel akan berfokus pada transformasi layanan pelanggan dan sistem pendukung sebagai bagian dari perjalanan transformasi digital mereka untuk menawarkan layanan yang berorientasi pelanggan.

Studi juga menunjukkan prioritas utama pelaku industri ritel saat ini adalah meningkatkan kecakapan bisnis untuk responsif terhadap tren pasar dan kesempatan yang ada serta meningkatkan produktivitas karyawan. Para pelaku bisnis juga disebut cenderung mulai mengintegrasikan kanal digital untuk pengalaman omnichannel yang berorientasi pada pelanggan, berfokus pada operasional penjualan dan teknologi informasi (TI).

Microsoft, Transformasi Digital, Microsoft Transformasi Digital
Microsoft mengklaim perusahaan yang lakukan transformasi digital catatkan peningkatan keuntungan. (Istimewa)

Temuan lain studi ini, seperti sudah disinggung di atas adalah industri ritel diperkirakan akan menyumbang USD 272 miliar terhadap PDB Asia Pasifik atau sekitar 1,5 persen dari Laju Pertumbuhan Majemuk Tahunan (CAGR) pada 2021. Hal ini tentunya jika perusahaan merangkul inisiatif transformasi digital. Responden juga mencatat adanya peningkatan margin keuntungan, pendapatan dari produk dan layanan baik yang baru maupun telah berjalan, serta advokasi pelanggan sebagai hasil dari inisiatif transformasi digital mereka.

Presiden Direktur Microsoft Indonesia Haris Izmee menyebut, keberadaan data dalam mengakselerasi perjalanan transformasi digital penting. Menurut dia, selain dapat mengukur kesuksesan transformasi digital, kapitalisasi data bisa digunakan untuk mengukur tingkat kesuksesan bisnis lainnya, seperti advokasi pelanggan dan keefektifan proses serta layanan pelanggan.

Lebih jauh, dia menilai bahwa ada peluang bagi pebisnis ritel di Asia Pasifik termasuk Indonesia untuk fokus pada empat area utama untuk membangun layanan yang berorientasi pelanggan di masa depan. Dia memerinci, pertama, mereka harus melebihi harapan pelanggan baik di toko maupun online.

Kedua, mereka perlu mulai menciptakan insight yang dapat ditindaklanjuti untuk operasional berbasis intelligence. Kemudian peritel perlu memberdayakan karyawan untuk beradaptasi dengan lingkungan yang mengedepankan penggunaan data dengan alat yang tepat. "Terakhir, mereka perlu memahami persaingan melalui inovasi di pasar global,” jelasnya dalam keterangan resminya kepada JawaPos.com.

Haris juga merekomendasikan perusahaan untuk mengakselerasi perjalanan transformasi digital mereka melalui tiga langkah pemanfaatan data, seperti pengumpulan data untuk meningkatkan proses pengambilan keputusan, optimalisasi produk dan layanan yang ada melalui data, serta menciptakan model bisnis baru berdasarkan data.

Editor           : Fadhil Al Birra
Reporter      : Rian Alfianto

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up