
Martin Jetpack dijual melalui perusahaan KuangChi Science Ltd. Perusahaan itulah yang menginvestasikan dananya di Martin Aircraft Company untuk pengembangan Martin Jetpack.
SHENZHEN – Yang ingin terbang keliling kota sendirian layaknya tokoh film Iron Man bisa menyiapkan uang Rp 3,4 miliar untuk membeli Martin Jetpack.
Itu semacam peralatan terbang pribadi untuk satu orang seperti yang dipakai Iron Man. Martin Aircraft Company, Minggu (6/12) melakukan demo alat tersebut di taman air Shenzhen, Guangdong, Tiongkok. Itu adalah demo pertama yang dilakukan di Negeri Panda tersebut.
Di Tiongkok, Martin Jetpack dijual melalui perusahaan KuangChi Science Ltd. Perusahaan itulah yang menginvestasikan dananya di Martin Aircraft Company untuk pengembangan Martin Jetpack.
Rencananya, KuangChi menjual Martin Jetpack seharga CNY 1,6 juta (Rp 3,4 miliar) per buah. Saat ini sudah ada 100 pesanan yang masuk dari tiga perusahaan berbeda.
Martin Jetpack bisa terbang nonstop selama 30–45 menit dengan ketinggian mencapai 1.500 meter. Kecepatannya mencapai 74 kilometer per jam.
Peralatan itu menggunakan mesin berbahan bakar bensin serta ada dua baling-baling di bagian kanan dan kiri yang terhubung dengan bagian utama mesin.
Dalam demo tersebut, Martin Jetpack dikemudikan Direktur Operasi Penerbangan di Martin Aircraft Company Michael Read. Dia adalah mantan pilot pasukan udara Australia.
Dalam demo itu, Martin Jetpack hanya diterbangkan selama sekitar 5 menit dengan ketinggian 8 meter di atas tanah.
’’Jika diterbangkan lebih tinggi lagi, orang hanya akan melihatnya seperti titik,’’ jelas CEO Martin Aircraft Company Peter Coker.
Dia menjelaskan, alat yang diproduksi perusahaannya itu bisa dikemudikan langsung maupun dengan alat pengendali jarak jauh. Fungsinya tentu saja bukan hanya untuk jalan-jalan di udara, tapi juga untuk misi penyelamatan, militer, dan komersial.
Pengembangan produk tersebut masih dilakukan. Para pemesan baru bisa mendapat Martin Jetpack pada semester kedua 2016. Berdasar website milik Martin Aircraft Company, tipe khusus untuk rekreasi baru tersedia pada 2017 dengan harga USD 150 ribu (Rp 2,06 miliar).
Sementara itu, versi first responder untuk penyelamatan dijual sekitar USD 200 ribu (Rp 2,7 miliar).
Bulan lalu Martin Aircraft Company yang bermarkas di New Zealand menandatangani kesepakatan dengan Pertahanan Sipil Dubai. Mereka memesan 20 Martin Jetpack dan dua simulator.
Dubai akan menggunakan alat itu untuk memadamkan api di gedung-gedung yang tinggi. (China Daily Asia/NZ Herald/IBI Times/sha/c23/tia)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
