Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 14 Februari 2018 | 19.04 WIB

Tunjang Fiber Optic, Begini Cara Telkom Tingkatkan Skills Teknisi

Lebih dari 100 teknisi Indihome ikuti lomba Indihome Frontliner Competition 2018 di Learning Area Telkom Jl. Gayungan PTT Surabaya. - Image

Lebih dari 100 teknisi Indihome ikuti lomba Indihome Frontliner Competition 2018 di Learning Area Telkom Jl. Gayungan PTT Surabaya.

JawaPos.com – Telkom punya komitmen untuk memberikan pengalaman terbaik pada. Tidak hanya lewat program-program, tetapi juga melalui teknisi yang bersentuhan langsung dengan pelanggan. Supaya skills teknisi meningkat, Telkom menggelar lomba yang sudah dimulai dari Selasa (13/2) di Surabaya.



Sedikitnya, ada 100 teknisi Indihome di area Jatim, Bali dan Nusa Tenggara mengasah skills dan kecepatan. Nama lombanya, Indihome Frontliner Competition (IFC) bertempat di Learning Event Area Telkom Jalan Gayungan PTT Surabaya. Tahun ini, pelaksanaan IFC memasuki tahun ketiga.



“IFC punya kontribusi besar dalam meningkatkan skills teknisi, baik untuk penanganan gangguan maupun instalasi pasang baru” ungkap Executive Vice President Telkom Regional 5 Jatim, Bali, Nusra Suparwiyanto.



Tercatat dalam setahun terakhir, kecepatan teknisi dalam penanganan gangguan meningkat 40 persen dengan indikasi peningkatan produktifitas teknisi. Demikian juga di sisi kecepatan instalasi yang meningkat 20 persen.



Ditambahkan Suparwiyanto, saat ini Telkom sedang melakukan proses pergantian atau migrasi jaringan tembaga ke fiber optic. Itu dilakukan dilakukan secara bertahap di berbagai kawasan seluruh Indonesia. Termasuk di Jatim, Bali, dan Nusra.



Dengan jenis jaringan yang berbeda, tentu membutuhkan skills yang khusus. Itulah kenapa IFC terus dilakukan. ’’Butuh skills yang lebih tinggi sehingga kami terus menerus upayakan peningkatannya,’’ ujarnya.



Dia lantas mencontohkan dari sisi ekspektasi pelanggan, dulu dengan kabel tembaga, pelanggan hanya bisa menikmati layanan single product. Seperti halnya voice dan internet dengan kecepatan maksimal mungkin hanya sampai 3 Mbps.



“Dengan layanan single product tersebut, ekspektasi pelanggan dalam menggunakan internet dengan kecepatan hanya sampai 3 Mbps masih sangat terbatas. Beda dengan yang sudah menggunakan fiber optik dengan bandwidth atau kecepatan sampai ratusan Mbps,” tambahnya.



Ketika menggunakan internet dengan kecepatan sampai ratusan Mbps, kemungkinan pelanggan akan bisa menggunakan berbagai macam perangkat atau device.  



“Untuk segmen consumer misalnya, dengan makin banyaknya permintaan terhadap Indihome, dituntut ketrampilan teknisi dan kecepatan mereka dalam melakukan pasang baru. Makin cepat terpasang, instalasinya pun bagus, pelanggan makin cepat bisa menikmati layanannya. Angka gangguan menjadi turun”, terangnya.



Kata Suparwiyanto, pelanggan yang happy memberikan customer experience yang bagus.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore