Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 3 Juni 2025 | 03.08 WIB

Cloud Hybrid Makin Populer, Tapi Keamanan dan Kepatuhan Jadi Tantangan Besar bagi IT Modern

Ilustrasi cloud hybrid (Dok. iStockphoto) - Image

Ilustrasi cloud hybrid (Dok. iStockphoto)

JawaPos.com - Semakin banyak perusahaan mulai menggunakan model cloud hybrid untuk menjalankan sistem TI mereka. Cloud hybrid memungkinkan data dan aplikasi bergerak antara cloud privat dan publik. Namun, di balik fleksibilitas itu, ada tantangan besar yang tidak boleh diabaikan, yaitu soal keamanan data dan kepatuhan terhadap aturan.
 
Dengan model ini, perusahaan bisa menyimpan data sensitif di cloud privat yang lebih aman, sementara aplikasi lain dijalankan di cloud publik yang lebih fleksibel. Meski efisien, cara kerja ini menuntut perhatian ekstra agar informasi penting tetap terlindungi dan aturan pemerintah tetap dipatuhi.
 
 
Sebuah laporan dari Nutanix, perusahaan teknologi cloud global, menyebutkan bahwa keamanan dan kepatuhan menjadi alasan utama banyak perusahaan memilih cloud hybrid. Industri seperti keuangan, misalnya, mewajibkan penyimpanan data nasabah secara lokal untuk memenuhi aturan ketat dari regulator.
 
Cloud hybrid dinilai sebagai jalan tengah yang tepat. Perusahaan tetap bisa berkembang secara digital dengan memanfaatkan cloud publik, namun tetap bisa menjaga data penting di lingkungan privat yang lebih terkendali. Ini membantu mereka memenuhi aturan tanpa kehilangan kemampuan untuk berkembang.
 
Meski penyedia cloud publik menawarkan keamanan tingkat tinggi, tanggung jawab akhir tetap ada di tangan perusahaan. Artinya, perusahaan tetap harus menerapkan backup data, enkripsi, dan sistem kontrol akses secara ketat untuk mencegah kebocoran data.
 
Selain perlindungan data, perusahaan juga harus memastikan semua sistem cloud yang mereka gunakan mematuhi standar keamanan dan kebijakan internal. Proses ini tidak bisa dilakukan sembarangan. Diperlukan alat bantu dan prosedur yang bisa memantau semua aktivitas di sistem cloud secara menyeluruh.
 
Dengan penerapan yang tepat, model cloud hybrid justru bisa memperkuat sistem keamanan perusahaan. Risiko pelanggaran data bisa ditekan, dan perusahaan pun terhindar dari masalah hukum serta kerugian finansial akibat pelanggaran regulasi.
 
Cloud hybrid memang menawarkan fleksibilitas tinggi. Tapi untuk bisa memanfaatkannya secara maksimal, perusahaan wajib memberi perhatian besar pada aspek keamanan dan kepatuhan. Jika dilakukan dengan benar, cloud hybrid bisa jadi solusi andal untuk masa depan sistem digital perusahaan.
 
Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore