Ilustrasi ekspansi Samsung ke luar angkasa. (Gizmochina)
JawaPos.com-Jika menyebut nama Samsung, yang terbersit di benak kita pasti adalah smartphone. Selain itu, Samsung juga terkenal di industri perangkat elektronik rumah tangga.
Baca Juga: Interaksi Terbaru G-Dragon dan Sana TWICE Picu Kembali Rumor Kencan Usai Kolaborasi di Acara YouTube
Namun ternyata, Samsung lebih dari itu. Banyak dari kita yang nggak tahu bahwa Samsung memiliki banyak sayap usaha lainnya yang lebih besar.
Jasa konstruksi hingga galangan kapal, Samsung punya melalui bisnis heavy duty industry-nya. Jadi, Samsung ternyata sebesar itu.
Hampir semua sektor bisnis di bumi, Samsung memiliki. Ambisi selanjutnya adalah luar angkasa, Samsung dikabarkan tertarik untuk menggarap sektor bisnis demikian.
Menurut laporan The Korea Economy Daily via AndroidHeadlines, perusahaan itu berencana memasuki pasar infrastruktur antariksa dengan mengembangkan proyek pabrik antariksa sendiri.
Lokasi ini akan memungkinkan Samsung mengembangkan dan membuat berbagai infrastruktur antariksa, seperti landasan peluncuran dan berbagai komponen terkait wahana antariksa.
Laporan tersebut menambahkan bahwa Samsung bekerja sama dengan Departemen Dirgantara dan Teknik di Universitas Seoul untuk membangun pusat penelitian dan pengembangannya. Masuknya Samsung ke industri antariksa diharapkan dapat membantu meningkatkan ekonomi Korea Selatan, menurut para pakar antariksa negara tersebut.
Seperti sudah disinggung di atas, perusahaan tersebut merupakan merek besar di bidang elektronik konsumen, tetapi bukan perusahaan yang hanya memiliki satu keahlian. Divisi industri beratnya, mereka telah membangun kapal untuk melintasi kutub dan bahkan memiliki kontrak dengan militer.
Jadi, membangun infrastruktur antariksa bukanlah hal yang terlalu mengejutkan. Selain landasan peluncuran dan komponen wahana antariksa, Samsung dikabarkan tengah menguji semikonduktor yang dikembangkannya sendiri di lingkungan dengan radiasi tinggi di orbit Bumi yang tinggi.
Merek tersebut dilaporkan telah menandatangani perjanjian dengan Institut Astronomi dan Sains Antariksa Korea untuk memulai proyek ini. Namun perlu diingat bahwa ini masih sekadar spekulasi saat ini, jadi terima saja berita ini dengan sedikit skeptis dan nantikan informasi lebih lanjut. (*)

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
