Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 26 Mei 2025 | 03.57 WIB

Model AI Baru Kini Bisa Ungkap Bias Politik Media Online dengan Akurasi Tinggi, Bagaimana Caranya?

Ilustrasi AI menganalisis bias di berita online (Dok. Unsplash) - Image

Ilustrasi AI menganalisis bias di berita online (Dok. Unsplash)

JawaPos.com - Studi baru yang diterbitkan di PLOS One memperkenalkan metode berskala besar untuk mendeteksi bias politik dalam media berita daring menggunakan kecerdasan buatan. 

Dengan menganalisis ratusan ribu artikel, para peneliti mengembangkan model yang mampu memprediksi kecenderungan politik suatu media dan menjelaskan alasan di balik klasifikasinya.

Mengutip dari laman Psypost.org, proyek ini berawal dari tesis magister Ronja Thelen-Rönnback, mahasiswa doktoral di Tilburg University. 

"Saya ingin menerapkan keahlian teknis saya untuk menganalisis isu penting bagi masyarakat," ujarnya.

Lalu, bagaimana cara AI mengungkap bias di media daring? Berikut penjelasannya.

AI Tinjau Tema dan Gaya Peliputan, Bukan Sekadar Pilihan Kata

Berbeda dari pendekatan yang hanya fokus pada kata-kata bernuansa atau tajuk berita, pada penelitian ini, tim peneliti juga memperhatikan tema artikel, frekuensi pemberitaan, panjang tulisan, bahkan penggunaan gambar. 

Data diperoleh dari Global Database of Events, Language, and Tone (GDELT), yang memantau ribuan media berita global.

Artikel diberi label tematik seperti kriminalitas, imigrasi, dan perubahan iklim, serta metadata seperti nada, jumlah kata, dan kehadiran gambar.

Jenis bias yang ditinjau meliputi bias nada (emosional atau netral), bias seleksi (topik yang dipilih atau diabaikan), dan bias ukuran (berapa banyak ruang yang diberikan pada topik tertentu).

Hasilnya, lebih dari 500 tema dan 7.000 fitur per media dianalisis untuk mendeteksi pola bias.

Neural Network Terbukti Paling Akurat Ungkap Arah Politik Media

Untuk menguji seberapa akurat model dalam mendeteksi bias politik media, peneliti menggunakan dua jenis data pembanding. 

Pertama, dari Media Bias Fact Check, yaitu penilaian arah politik media oleh para ahli. Kedua, dari perilaku pengguna Twitter, yaitu situs-situs yang sering dibagikan oleh kelompok politik tertentu seperti pendukung partai kiri atau kanan.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore