JawaPos.com - Google Messages, aplikasi yang banyak digunakan untuk perpesanan SMS dan RCS, berpotensi menambahkan fitur yang sudah lama diminta. Fitur dimaksud adalah kemampuan untuk mengedit pesan setelah dikirim untuk memperbaiki kesalahan pengetikan pengguna.
Fitur ini akan memberikan fleksibilitas yang lebih besar kepada pengguna dan menghilangkan rasa frustrasi karena harus menghapus dan mengirim ulang pesan karena kesalahan ketik atau kesalahan lainnya.
Kemungkinan penambahan fitur pengeditan pesan di Google Messages ditemukan oleh pengguna X (sebelumnya Twitter) AssembleDebug (via TheSpAndroid). Pengguna tersebut menemukan bukti fitur tersebut tersembunyi dalam versi beta Google Messages.
Meski fitur tersebut belum tersedia untuk umum, namun kehadirannya dalam versi beta menunjukkan bahwa Google tentu aktif mengembangkannya di balik layar.
Laporan AssembleDebug mengatakan bahwa pengguna mungkin memiliki waktu 30 menit untuk mengedit pesan terkirim. Selain itu, tampaknya Google Messages akan mempertahankan riwayat edit yang transparan, memungkinkan pengguna melihat perubahan apa pun yang dilakukan.
Proses pengeditan diharapkan sederhana. Cara pakainya mudah dengan pengguna hanya perlu menekan lama pesan akan menampilkan ikon pensil baru, yang membuka bidang pengeditan.
Namun, laporan tersebut menunjukkan bahwa pengguna lain juga harus mengaktifkan fitur tersebut agar pengeditan dapat berfungsi dengan benar. Jika tidak, mereka tidak akan melihat pesan yang diedit dengan benar.
Selama pengujian dengan obrolan RCS, pengguna tidak melihat adanya perubahan pengeditan pada pihak mereka, namun penerima lain menerima pesan yang diedit sebagai pesan terpisah. Perbedaan ini dikatakan karena fitur tersebut tidak diaktifkan untuk mereka.
Selain itu, pada awalnya, fitur edit mungkin hanya berlaku untuk pesan RCS, bukan SMS standar. Meskipun tidak ada tanggal rilis resmi untuk fitur ini, potensi penyertaannya menunjukkan upaya berkelanjutan Google untuk meningkatkan fungsi dan pengalaman pengguna Google Messages.