
Photo
JawaPos.com - Ambisi NASA menjelajah sistem Tata Surya kita untuk berbagai keperluan dan pengetahuan tampaknya tidak cukup. Terbaru, NASA mengungkapkan ambisinya untuk bisa menemukan alien atau kehidupan lain selain manusia di bawah air, di dalam planet-planet yang akan mereka jelajahi.
Hal ini setelah NASA mengajukan ide untuk memulai konsep yang dikenal sebagai Sensing With Independent Micro-Swimmers (SWIM) untuk menjelajahi lautan bawah permukaan di dunia es di sistem Tata Surya kita.
Bulan-bulan seperti Europa, Enceladus, Ganymede, Callisto, Titan dan Triton di sistem Tata Surya kita semuanya diduga memiliki lautan bawah permukaan. Mengingat sumber panas dan bahan kimia yang tepat, kehidupan dapat eksis di dalam air di semua Tata Surya ini.
Dari jumlah tersebut, target yang paling menjanjikan adalah Europa dan Enceladus. Kawanan robot bawah air otonom seukuran ponsel ini diyakini dapat mencari kehidupan di bawah air asing ini. Mereka akan membuat terowongan melalui cangkang es setebal beberapa kilometer yang diangkut dalam semacam kendaraan induk, sebelum dilepaskan di bawah air.
Sementara drone bawah air otonom untuk menjelajahi lautan bawah permukaan telah diusulkan sebelumnya, salah satu inovasi utama adalah bahwa SWIM menggunakan teknologi drone individu yang jauh lebih kecil daripada konsep lainnya.
Miniaturisasi ini diyakini akan meningkatkan jangkauan robot, memungkinkan mereka untuk menjalankan tujuan sains mereka dalam rentang yang lebih luas, meningkatkan kemungkinan mendeteksi kehidupan, sambil menilai kelayakhunian lautan bawah permukaan ini pada saat yang bersamaan.
Ethan Shaler, salah satu insinyur NASA menjelaskan, idenya adalah di mana kita dapat mengambil robot mini dan menerapkannya dengan cara baru yang menarik untuk menjelajahi tata surya kita.
"Dengan segerombolan robot renang kecil, kita dapat menjelajahi volume air laut yang jauh lebih besar dan meningkatkan pengukuran kami dengan meminta beberapa robot mengumpulkan data di area yang sama," katanya dikutip daru News Nine.
Misi tersebut masih dalam tahap awal pengembangan. Pada tahap ini, konsep SWIM melibatkan robot dengan panjang 12 sentimeter dan volume 60 hingga 75 sentimeter kubik. Sekitar empat lusin drone ini akan masuk ke dalam sebuah kendaraan atau pesawat induk, sebuah 'cryobot' dengan panjang 10 sentimeter dan diameter 25 sentimeter.
Kemudian, cryobot akan dihubungkan ke permukaan dengan menambatkan ke pendarat berbasis permukaan untuk komunikasi. Data yang dikumpulkan dari kawanan robot penyelam itu kemudian akan disalurkan melalui cryobot ke permukaan, dan kemudian diteruskan kembali ke Bumi. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
