
Ratusan mitra pengemudi GRAB menyampaikan kekecewaan kepada sistem dan manajemen aplikator asal Malaysia itu (Istimewa)
JawaPos.com - Bagi pengguna PC di era 90-an sampai 2000-an tentu sudah tidak asing lagi dengan nama peramban atau browser Internet Explorer. Peramban besutan Microsoft ini memang termasyhur dan banyak diandalkan saat itu sebelum banyak kompetitor seperti Mozilla Firefox, Google Chrome, Opera dam banyak lagi nama hadir.
Sebelum meluncurkan browser Microsoft Edge, Internet Explorer, peramban yang legendaris dari Microsoft, browser ini sudah ada sejak 1995, hingga terakhir hadir dalam versi Internet Explorer 11 dan dihentikan pengembangannya di 2016. Yaitu sejak Microsoft merilis browser Microsoft Edge.
Kini, Microsoft mengingatkan kepada seluruh pengguna Internet Explorer bahwa browser bawaan di sistem operasi Windows tersebut bakal dimatikan pada 15 Juni 2022 mendatang. Raksasa perangkat lunak itu mengajak para pengguna yang masih pakai Internet Explorer untuk segera berganti ke peramban Edge atau Microsoft Edge.
Sebelumnya pada tahun 2021, Microsoft mengumumkan, dukungan untuk browser Internet Explorer akan dihentikan pada 15 Juni mendatang. Sebenarnya Microsoft berencana untuk benar-benar mematikan Internet Explorer pada musim panas lalu.
Namun, perusahaan software ini akhirnya memutuskan untuk menawarkan dukungan selama beberapa bulan lebih lama bagi pengguna Internet Explorer untuk berpindah ke Microsoft Edge.
Dikutip dari Gizchina, kendati sebentar lagi dimatikan, Internet Explorer dikabarkan masih dipakai jutaan pengguna internet di seluruh dunia.
Seiring tenggat waktu yang kian dekat, Microsoft mengunggah pengingat melalui website resminya.
Microsoft menyebut, banyak website tak lagi mendukung penggunaan browser Internet Explorer, dan hal ini berpotensi mengurangi pengalaman penggunaan oleh pelanggan. "Seperti yang sebelumnya kami umumkan, masa depan Internet Explorer pada Windows adalah Microsoft Edge. Internet Explorer (IE) menyediakan dukungan browser lama dalam Microsoft Edge," tulis Microsoft.
Untuk beberapa waktu ke depan, mode Internet Explorer yang terintegrasi dengan Microsoft Edge bakal terus tersedia. Mode ini menyediakan tampilan situs web internet tanpa masalah, yang dirancang untuk bekerja dengan Internet Explorer. Mode ini dikembangkan untuk memperlancar transisi antara kedua browser.
"Oleh karena itu, aplikasi desktop Internet Explorer 11 (IE11) akan dihentikan pada 15 Juni 2022 untuk versi Windows 10 tertentu. Artinya, aplikasi desktop IE11 tidak akan lagi didukung dan selanjutnya akan dialihkan ke Microsoft Edge jika ada pengguna yang mencoba mengaksesnya," lanjut Microsoft.

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
