Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 14 November 2023 | 15.40 WIB

Siap-siap, Google Peringatkan Akun Gmail yang Tak Aktif Bakal Segera Dihapus

Ilustrasi: Layanan pesan elektronik, Gmail. (Kim Komando). - Image

Ilustrasi: Layanan pesan elektronik, Gmail. (Kim Komando).

JawaPos.com - Gmail diketahui menjadi salah satu layanan dan platform pesan elektronik atau email yang paling banyak digunakan di seluruh dunia sampai saat ini. Hal tersebut berbanding lurus dengan angka pertumbuhan smartphone Android dan penetrasinya di masyarakat di berbagai belahan dunia.
 
Untuk menggunakan Android, pengguna di awal akan diminta untuk masuk atau membuat akun Gmail. Tak heran, Gmail menjadi salah satu platform email terbesar setelah mengalahkan Yahoo dan pemain lainnya termasuk kepunyaan Apple.
 
Sayangnya, setelah membuat atau memiliki akun Gmail, tak semua pengguna aktif menggunakannya. Ada yang sekadar punya dan bahkan tidak pernah sama sekali dicek atau digunakan untuk keperluan sebagai mana mestinya.
 
 
Untuk masalah tersebut, Google telah mengeluarkan peringatan tiga minggu kepada pemegang akun Gmail yang tidak aktif untuk memperbarui catatan mereka atau mereka bisa kehilangan akun tersebut. Raksasa pencarian internet ini berencana menghapus jutaan akun Gmail yang tidak aktif hingga dua tahun.
 
Tindakan ini akan menyebabkan pemegang akun yang terkena dampak kehilangan email, dokumen, foto, dan video secara permanen. Penghapusan akun Gmail yang tidak aktif adalah bagian dari pembaruan besar pada layanan email.
 
Dilansir via Gizmochina, semua akun Gmail pribadi yang tidak aktif selama setidaknya dua tahun akan terkena dampak pembersihan ini. Kebijakan yang diperkenalkan tahun ini diperkirakan akan mulai berlaku pada bulan Desember 2023.
 
 
Google mengatakan akan memperbarui kebijakan ketidakaktifan Akun Google menjadi dua tahun di semua produk Google. Kebijakan ini juga membatasi jangka waktu Google dapat menyimpan informasi pribadi yang tidak digunakan dari akun yang tidak aktif.
 
Tindakan Google untuk menghapus akun Google yang tidak aktif mempunyai implikasi keamanan yang positif. Hal ini diharapkan dapat melindungi pengguna aktif Google dari ancaman keamanan seperti Phishing, pembajakan akun, dan penipuan. 
 
Akun Google yang tidak aktif memiliki risiko lebih tinggi untuk disusupi oleh peretas. Pemilik akun Gmail yang tidak aktif atau tidak aktif yang terkena dampak akan menerima beberapa pemberitahuan sebelum tindakan apa pun diambil.
 
 
Alamat email pemulihan terlampir dari akun yang terpengaruh juga akan dikirimkan pemberitahuannya. Google memang sudah mulai mengirimkan email ke akun yang terpengaruh. Pemegang akun yang memiliki risiko penghapusan akunnya dapat mencegahnya dengan membuka atau mengirim email, membuka Google Drive, atau mengunduh aplikasi dari Google Play Store. 
 
Mereka juga dapat melakukan pencarian Google saat mereka masuk ke akun. Jadi, buat Anda yang memiliki akun Gmail tapi tidak pernah digunakan, ada baiknya kembali dicek atau dipakai jika tidak ingin repot terkena dampak penghapusan tersebut.
Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore