Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 11 Oktober 2023 | 19.33 WIB

Tingkatkan Perlindungan Keamanan Siber di Perguruan Tinggi

CEO PT Nusantara Teknologi Maju, Herman Arsa. (Istimewa) - Image

CEO PT Nusantara Teknologi Maju, Herman Arsa. (Istimewa)

JawaPos.com - Teknologi pengaman informasi karya anak bangsa kini telah berkembang pesat. Bahkan sudah banyak diantaranya bersinergi dengan instansi pemerintah, misalnya Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol, Padang, Sumatera Barat.

PT. Nusantara Teknologi Maju (NTM) yang merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang teknologi informasi di Indonesia akan menggandeng UIN Imam Bonjol, Padang untuk mengamankan data di kampus tersebut dalam menerapkan program Fazia.

CEO PT Nusantara Teknologi Maju, Herman Arsa menyampaikan bahwa Fazia adalah suatu program security management yang berfungsi untuk memberikan pengamanan atas serangan kejahatan yang ada di dunia siber.

"Selama ini jika terjadi serangan siber di tingkat kementerian ataupun swasta kerap menganggap hanya firewall saja. Tetapi dengan adanya produk Fazia ini, dapat dianalogikan sebuah gedung itu pasti ada tembok dan pagar, tapi tidak cukup pagar dan tembok. Namun Fazia juga dapat menjadi layaknya CCTV yang bisa monitor, mendeteksi dan menganalisa serangan siber," ungkap Herman dalam keterangan tertulisnya.

Dalam acara yang turut dihadiri perwakilan Kementerian Agama (Kemenag) dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) ini, Herman menjelaskan, Fazia merupakan teknologi buatan lokal yang tidak kalah dengan produk teknologi internasional yang bisa memberikan keamanan di dunia digital.

Dipilihnya UIN Imam Bonjol dalam kerjasama ini, lantaran kampus ini tengah membangun sebuah sistem dan infrastruktur berkonsep Smart Campus. Menurut Herman, hal ini juga sesuai dengan program yang dicanangkan oleh Kemenag.

Konsep Smart Campus itu sendiri, kata Herman, seluruh komponen yang terdapat di lingkungan kampus harus terintegrasi secara keseluruhan. Mulai dari rektorat, internal kampu hingga mahasiswa. Diperkirakan program Fazia ini akan mulai berjalan pada bulan Desember 2023 mendatang.

"Ketika komponen ini terintegrasi, jadi ketika mahasiswa mulai register, menentukan mata kuliah, sampai hasil nilai akhir akan online dan semuanya akan terlihat," imbuhnya.

Adapun aplikasi-aplikasi yang nantinya diterapkan di UIN Imam Bonjol memerlukan perlindungan atas serangan siber. Jika nantinya program Fazia ini berhasil, maka dapat dipastikan akan mulai diterapkan di kampus-kampus UIN lainnya.

"Nah inilah security-nya. Kami memberikan semacam sosialisasi atau edukasi, yang tidak hanya melindungi kampus tapi juga aplikasi-aplikasi di Kemenag juga. Karena aplikasi-aplikasi di Kemenag juga cukup banyak. Untuk langkah awal, yang percontohannya di UIN Imam Bonjol karena kebetulan secara fisik bangunannya ada pengembangan Smart Campus Digital," seru Herman.

Ketua Tim Teknis Sarana dan Prasarana UIN Imam Bonjol, Dr. Arwendria, M.Si mengungkapkan bahwa pihaknya menyambut baik adanya kerjasama ini. Menurutnya, pihak internal kampus sudah saatnya untuk dapat lebih memahami pentingnya pengamanan serangan siber.

"Selama ini mungkin di kampus mana pun ada keinginan untuk peningkatan keamanan di dunia digital, tapi belum ada tindak lanjutnya," terang Arwendria.

Oleh karena itu, dengan adanya kerjasama ini dapat memberikan wawasan kepada kampus ataupun perguruan tinggi mengenai apa yang dapat dilakukan terhadap perlindungan data. Utamanya, mengenai data mahasiswa UIN Imam Bonjol yang kini sudah mencapai 17 ribu mahasiswa.

"Saat ini memang di beberapa kampus UIN juga sudah menerapkan digitalisasi data meskipun masih hybrid. Contohnya, laporan kegiatan harian (LKH) yang sudah online untuk semua dosen dan tenaga pendidik. Jika itu terserang kejahatan siber, dikhawatirkan tidak dapat menerima tunjangan. Belum lagi kalau kita bicara mengenai karya tulis para dosen, ada jurnal dan lainnya. Tak bisa diperkirakan banyak kerugian jika dikonversikan dengan nilai uang," kata Arwendria.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore