
ALL-OUT: Cawali Eri Cahyadi bertemu emak-emak di Keputran, Minggu (29/11). (Frizal/Jawa Pos)
JawaPos.com - Calon wali kota Surabaya Eri Cahyadi meminta para pendukungnya untuk tetap menjalankan kampanye yang baik dan santun. Apalagi, situasi politik di Surabaya menjelang coblosan yang kurang dari sepuluh hari terasa hangat.
Mantan kepala Bappeko Surabaya itu mengaku sangat termotivasi dengan semangat para relawan dan pendukungnya. Mereka antusias dalam setiap kampanye. Namun, dia meminta agar para relawan tidak larut dalam situasi politik. ”Jangan tebar fitnah atau hoaks. Mari berkampanye dengan cara yang santun dan baik,” ujar Eri saat bertemu relawan di Dukuh Pakis dan Keputran, Minggu (29/11).
Eri yang berpasangan dengan Armudji menceritakan, sejak awal tidak ada niat untuk maju sebagai calon wali kota. Dia diminta oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Karena sudah diberi amanah, Eri memastikan akan berjuang sungguh-sungguh untuk memenangkan kontestasi 9 Desember.
Sebab, program-program yang selama ini sudah bagus harus dilanjutkan. Jangan sampai Surabaya jatuh ke tangan yang salah. ”Selama 10 tahun terakhir, Surabaya di bawah kepemimpinan Bu Risma sudah sangat bagus. Mari kita teruskan kebaikan beliau untuk membawa Surabaya menjadi lebih baik lagi,” terangnya.
Eri mengaku sudah menyiapkan berbagai program untuk menyejahterakan masyarakat. Salah satunya meningkatkan insentif untuk RT, RW, dan LPMK. Selain itu, akan ada perhatian khusus kepada nelayan. Istri para nelayan bakal dilatih untuk membuat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hasil laut bisa diolah menjadi produk yang siap dipasarkan.
”Di sana ada tanah BTKD yang bisa dimanfaatkan. Kita akan bangun tempat untuk memasarkan produk-produk mereka. Karena tanah BTKD adalah milik rakyat dan harus bisa memberikan manfaat untuk rakyat.”
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=s3QNC_wqZPw

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
