alexametrics

Pengangguran di Surabaya Turun 0,11 Persen

Pandemi Masih Pengaruhi Ketenagakerjaan
29 November 2021, 14:48:47 WIB

JawaPos.com – Pandemi Covid-19 masih memengaruhi kondisi sejumlah bidang di Kota Pahlawan. Salah satunya di sektor yang terdampak, yakni ketenagakerjaan. Tidak sedikit karyawan yang mendapatkan pengurangan jam kerja. Ada juga yang harus kehilangan pekerjaan.

Berdasar hasil survei terbaru yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) Surabaya, total penduduk usia kerja saat ini mencapai 2.337.229 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 16,89 persen terdampak pandemi.

Kepala BPS Surabaya Agus Budi Santoso menjelaskan, serangan Covid-19 memang dahsyat. Beragam sektor tak luput diserang wabah penyakit itu. ”Secara umum pandemi Covid-19 memengaruhi kondisi bidang ketenagakerjaan,” ucapnya.

Persebaran virus korona itu berdampak pada 394.173 orang. Perinciannya, sebanyak 42.211 orang menganggur. Mereka tidak memiliki kesempatan bekerja akibat pandemi yang berkepanjangan. Faktor pemicunya, banyak perusahaan yang terpaksa memangkas jumlah tenaga kerja. Tak kuat membayar gaji pegawai.

Banyak juga yang terdampak pengurangan jam kerja. Jumlahnya cukup besar. Mencapai 328.894 orang. Mereka tidak bisa bekerja full time. Akibatnya, pendapatan yang diterima pun menurun drastis. Tidak penuh seperti kondisi normal. ”Selain itu, ribuan orang tidak bisa terserap ke tempat kerja baru,” jelasnya.

BPS Surabaya juga merekam tingkat pengangguran terbuka (TPT) selama Agustus 2021. Persentasenya mencapai 9,68 persen. Angka itu justru mengalami penurunan. Meski tipis 0,11 persen dibandingkan Agustus 2020. ”Secara umum terjadi penurunan jumlah angka pengangguran terbuka,” jelasnya.

Kasi Statistik Sosial BPS Surabaya M. Imron menambahkan, pandemi Covid-19 mulai mereda. Kondisi itu berdampak positif pada tingkat serapan tenaga kerja. Saat ini perusahaan tengah berlomba menggaet karyawan baru. ”Diharapkan, kondisi itu akan terus membaik hingga tahun depan,” jelasnya.

Sementara itu, geliat dunia usaha di Surabaya mulai bangkit. Bukti tersebut terlihat dari sejumlah perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan (loker). Mereka berlomba menggaet pencari kerja (pencaker).

Kadisnaker Surabaya Achmad Zaini menyampaikan, pihaknya telah merancang aplikasi siap kerja. Di dalamnya terdapat perusahaan yang membutuhkan karyawan. Sejauh ini sudah tersedia 1.197 loker. Lapangan pekerjaan itu berasal dari 428 perusahaan di berbagai bidang.

Calon pekerja pun sangat antusias. Terhitung sudah ada 4.207 pencaker.

Para pelamar kerja harus mendaftar melalui laman disnaker.surabaya.go.id. Zaini menjelaskan, aplikasi itu sangat memudahkan warga. ”Peserta tinggal memilih bidang pekerjaan yang dirasa pas dengan latar belakang pendidikan serta minatnya,” ucapnya.

KONDISI BIDANG KETENAGAKERJAAN KOTA SURABAYA 2021

– Penduduk usia kerja 2.337.229 orang

– 394.173 ribu orang atau 16,89 persen terdampak pandemi. Perinciannya:

*42.211 pengangguran karena Covid-19

*3.370 bukan angkatan kerja karena Covid-19

*20.198 tidak bekerja Covid-19

*328.394 bekerja dengan pengurangan jam kerja

Keterangan:

– Jumlah angkatan kerja baru Agustus 2021 sebanyak 1,57 juta jiwa

Sumber: BPS Kota Surabaya

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : mar/c7/aph

Saksikan video menarik berikut ini: