alexametrics

Dinkes Surabaya Bantah Tak Koordinasi dengan Rumah Sakit Soal Covid-19

29 Juni 2020, 19:43:43 WIB

JawaPos.com–Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya membantah tidak adanya koordinasi dengan sejumlah rumah sakit di Kota Surabaya terkait penanganan Covid-19.

”Kalau tidak koordinasi, pasti kami tidak punya data,” kata Kepala Dinkes Surabaya Febria Rachmanita seperti dilansir dari Antara menanggapi keluhan salah satu dokter di RSUD Soetomo yang menyebut banyak rumah sakit penuh selama penanganan Covid-19 saat audiensi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Jatim di Balai Kota Surabaya pada Senin (29/6).

Febria Rachmanita memastikan, Dinas Kesehatan Surabaya setiap hari selalu rutin melakukan koordinasi kepada semua rumah sakit di Kota Surabaya. Koordinasi yang dilakukan dengan keliling rumah sakit itu untuk memastikan ketersediaan tempat tidur dan jumlah pasien yang sedang dirawat.

”Kami melakukan itu setiap hari karena tidak semua rumah sakit entri data pasien. Sehingga kami harus mendatangi rumah sakit itu setiap hari, yang mana sering tidak entri data dan yang mana yang tidak tepat waktu melaporkan pasien,” ujar Febria Rachmanita.

Baca juga : Wali Kota Surabaya Sujud saat Audiensi dengan IDI dan Persi

Dia mengakui koordinasi itu memang terkadang tidak langsung dengan direksi. Tapi biasanya dengan rekam medik dengan perawat atau dokter jaga. Dia menjelaskan, harus tahu tentang data pasien itu karena untuk kepentingan tracing atau pelacakan warga yang terpapar Covid-19 yang dilakukannya setiap hari.

Dengan masifnya tracing itu, kata dia, penularan virus tersebut bisa segera dicegah. ”Kami juga punya data bahwa saat ini ada sebanyak 429 tempat tidur kosong di 50 rumah sakit di Surabaya, kami tahu karena kami keliling ke rumah sakit itu,” kata Febria Rachmanita.

Saksikan video menarik berikut ini:

 

 

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara



Close Ads