
PENUNJANG MOBILITAS WARGA: Suroboyo Bus SB12 koridor Purabaya-Jembatan Merah saat melewati Jalan Panglima Besar Sudirman tepat di Monumen Bambu Runcing. Warga menunggu rute baru. (Allex Qomarulla/Jawa Pos)
JawaPos.com - Selain dari sisi penguatan anggaran, upaya mengubah wajah transportasi massal di Surabaya bisa dilakukan dari aktivasi rute yang efektif dan sesuai kebutuhan. Hingga kini, rute-rute yang dilewati Suroboyo Bus (SB) sebagai transportasi massal milik pemkot dinilai kurang efektif. Salah satunya, rute SB di Jalan MERR.
Wakil Ketua Komisi C Aning Rahmawati mengatakan, berdasar skema usulan pengembangan transportasi dari dishub, ada lima rute Suroboyo Bus yang belum diresmikan. Kelimanya itu direncanakan diaktifkan pada 2023–2024.
Pemkot didorong tidak perlu menunggu terlalu lama. ”Rute yang tidak ramai coba dievaluasi, kalau perlu dihilangkan misal,” tutur politikus PKS itu.
Salah satu rute baru yang direncanakan pada tahun depan adalah rute Karang Pilang PDAM–Ampel. Rute tersebut diakomodasi dengan 15 unit bus. Kemudian, rute Manukan–Kedung Cowek yang dibuka pada 2024. Dan, ada rute Rungkut–Park and Ride Mayjen Sungkono yang menggunakan 17 unit bus. Rencananya, rute itu dimulai pada 2024.
Dalam menyediakan transportasi massal yang nyaman dan aman, PR pemkot tak berhenti di integrasi rute SB. Aning menyatakan, moda transportasi pengumpan (feeder) juga perlu segera direalisasikan.
Di Semarang, lanjut dia, ada feeder dan sub-feeder. Salah satu usulan rute feeder yang sudah disusun dan direncanakan diresmikan pada tahun ini adalah feeder dari trayek lin V Basuki Rahmat–Kaza. Jumlah feeder-nya lima unit.
Terpisah, anggota komisi C Wiliam Wirakusuma mendorong pemkot agar meluncurkan tiket berbasis langganan khusus pekerja dan wisatawan. Dia meminta tarif tiket langganan per bulan tidak melebihi 5 persen dari upah minimum kota (UMK) Surabaya. Sementara itu, untuk turis, ditawarkan tiket terusan selama tiga hari.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
