
PENANGANAN EKSTRA: PEtugas melakukan tes swab kepada para penghuni Lapas Porong, Kamis (27/8). Selain para warga binaan, tes juga dijalani para pegawai. (Lapas Porong for Jawa Pos)
JawaPos.com - Hasil tes swab untuk para napi dan pegawai Lapas Kelas I Surabaya di Porong pada 25 Agustus di luar dugaan. Di antara 73 orang yang menjalani uji swab, 50 orang terdeteksi terpapar virus korona (Covid-19).
Berdasar informasi, laporan hasil tes swab dari tim RSUD dr Soetomo telah terkirim. Tapi, belum dalam bentuk laporan resmi orang per orang. Hanya berupa lembaran yang berisi nama para pihak yang ikut uji swab beserta keterangan terdeteksi dan tidak terdeteksi terpapar virus korona.
Dalam laporan disebutkan, ada 47 napi yang terdeteksi terpapar virus Covid-19. Tiga orang lainnya merupakan pegawai lapas. ”Semua yang terdeteksi telah diisolasi,” kata Kepala Lapas Kelas I Surabaya Gun Gun Gunawan.
Selain itu, pihaknya menambah kamar isolasi khusus bagi mereka yang terpapar virus korona jenis baru tersebut. Termasuk memisahkan warga binaan yang rentan terhadap virus dan sudah lansia.
Kemarin pihak lapas mendata warga binaan yang masuk kelompok rentan. Mereka yang memiliki penyakit penyerta dan sudah tua dipisahkan. Disediakan ruang isolasi khusus agar mereka tidak terpapar virus korona.
Misalnya, yang terjadi pada mantan Wali Kota Mojokerto Mas’ud Yunus. Dia kemarin dinyatakan meninggal dunia. Laki-laki 68 tahun itu salah satu napi yang terdeteksi terpapar Covid-19. Napi dugaan kasus korupsi yang divonis pidana penjara selama 3,5 tahun itu memiliki penyakit penyerta. Di antaranya, diabetes, hipertensi, dan jantung koroner.
Gun Gun menyatakan, Mas’ud merupakan salah satu warga binaan yang pernah melakukan kontak dengan salah satu warga binaan yang dinyatakan positif Covid-19. Tapi, dia tidak menunjukkan gejala sakit.
Saat informasi hasil tes swab disampaikan dan Mas’ud terindikasi terpapar virus, pada Rabu (26/8) pukul 18.00 pihak lapas memindahkannya ke blok rumah sakit guna menjalani isolasi. ”Hasil swab yang dilakukan tanggal 25 Agustus, yang bersangkutan dinyatakan terdeteksi Covid-19,” ujarnya.
Hingga akhirnya kemarin pukul 07.52, Mas’ud menunjukkan gejala batuk dan sedikit sesak. Sejam kemudian, pihak lapas melakukan koordinasi dengan RS Mitra Keluarga, Waru. Pada pukul 11.15 WIB, dengan dikawal petugas lapas, warga binaan blok H itu diberangkatkan ke rumah sakit. Sekitar satu jam dirawat di rumah sakit, dia mengalami penurunan irama jantung menjadi 30 kali/menit. Lima menit berselang, Mas’ud dinyatakan meninggal dunia.
Gun Gun mengaku sangat kehilangan. Menurut dia, selama ini Mas’ud menjadi tokoh di lapas. Dia berperan sebagai pengasuh pondok pesantren dan jamaah Masjid Nurul Fuad di lapas yang terletak di Kecamatan Porong itu. ”Kami sangat kehilangan. Semoga almarhum husnul khatimah,” harapnya.
Dapat Dukungan Gubernur
Sementara itu, Kanwil Kemenkum HAM Jatim terus berupaya mengatasi persebaran Covid-19 di lapas/rutan. Salah satunya mengadakan koordinasi dengan gubernur dan Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Jatim. Hasilnya, gubernur dan jajarannya menyatakan keprihatinannya dan siap mendukung penyelesaian persoalan tersebut.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
