Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 Mei 2020 | 02.45 WIB

Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Kota Surabaya Terendam Banjir

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Hujan deras mengguyur sejumlah wilayah Kota Surabaya, Jawa Timur pada Kamis (28/5) siang hingga sore. Akibat hujan tersebut, sejumlah wilayah di Kota Pahlawan tersebut terendam banjir.

"Tadi saat saya lewat di daerah Panjang Jiwo, jalanan mulai tergenang air," kata warga Karang Pilang Surabaya Samuel saat melewati Jalan Panjang Jiwo Surabaya, dikutip dari ANTARA.

Berdasarkan informasi yang diperoleh ANTARA, wilayah yang terendam banjir akibat hujan deras di antaranya berada di kawasan Surabaya Timur. Wilayah tersebut meliputi Kecamatan Rungkut dan Kecamatan Gunung Anyar. Bahkan air hujan sudah masuk rumah warga di sejumhlah kawasan kawasan Rungkut.

Menurut Samuel, akibat hujan deras tersebut jalanan tidak bisa dilewati, sehingga beberapa kendaraan bermotor khususnya roda dua mogok.

"Tadi ada beberapa sepeda motor yang mogok. Sedangkan untuk pohon tumbang belum ada," Jelas Samuel.

Hal senada juga dikatakan warga Gunung Anyar Kemas. Ia mengatakan hujan deras telah mengakibatkan sejumlah wilayah di Gunung Anyar terendam air. "Hujannya awet. Ini jalananan di kampung mulai terendam air," ujarnya.

Sementara warga Wonorejo, Isa mengatakan, ia mengaku baru kali ini Perumahan Rungkut Harapan banjir akibat air hujan. Bahkan air mulai masuk rumah penduduk.

"Sampai sore ini hujan belum berhenti," katanya.

Isa berharap rumah pompa yang ada di kawasan Rungkut bisa dimaksimalkan agar air hujan tidak masuk rumah.

Terkiat hal ini, Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPB) Linmas Surabaya Irvan Widyanto mengatakan, pihaknya masih menunggu informasi terkait adanya kawasan di Surabaya yang terendam air hujan.

"Tunggu monitor," katanya singkat.

Sementara itu, Badan Meteorogi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Surat Nomor ME.01.02/PDR/01/APM/V/BMKG-2020 mengeluarkan peringatan dini tentang potensi terjadinya banjir di kawasan pesisir (rob) akibat pasang air laut, gelombang tinggi serta curah hujan tinggi di Indonesia pada 27-28 Mei 2020.

"Akibat aktivitas pasang air laut, kondisi gelombang tinggi dan curah hujan tinggi dapat mempengaruhi dinamika pesisir di wilayah Indonesia berupa banjir pesisir. Karena itu, masyarakat pesisir pantai diimbau waspada," kata Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG, Eko Prasetyo.

Wilayah yang berpotensi terjadi banjir pesisir adalah pesisir selatan Pulau Jawa, pesisir selatan Pulau Bali, dan pesisir selatan Nusa Tenggara Barat.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore