
TAK TERAWAT: Kursi-kursi pengunjung di Taman Petekan malah digunakan warga untuk tempat berjualan.(Ahmad Khusaini/Jawa Pos)
JawaPos.com - Wisata air Kalimas mendapat atensi banyak pihak. Selain pemkot, Pelindo III siap mendukung upaya tersebut. Rencananya, Pelindo III menghidupkan Taman Petekan. Jika rumah pompa Petekan selesai dibangun, otomatis keberadaan taman akan menambah meriah destinasi wisata air di sana.
Namun, kondisi Taman Petekan terlihat tidak terawat. Sejumlah kursi terlihat kotor. Beberapa lampu di sana juga rusak dan mati. Rumput-rumput kering seperti tidak pernah disiram. ”Sejak setahun terakhir. Dulu tidak seperti ini,” kata Mulyadi, warga setempat, saat dijumpai kemarin (26/6).
Menurut dia, kondisi tersebut berbeda dengan dua tahun lalu. Ketika itu, kondisi taman masih semarak. Banyak warga yang mengunjungi taman dengan panjang sekitar 100 meter tersebut. Saat malam, lampu-lampu di sana juga menyala.
Hal itu berbalik dengan sekarang. Bahkan, seorang penjaga taman yang dulu ditugaskan kini juga sudah tidak ada. ”Orangnya (penjaga taman, Red) sudah pindah. Mungkin ditugaskan menjaga taman yang lain,” ucapnya.
Biasanya orang tersebut yang merawat taman di sisi utara Jembatan Petekan itu. Kini ketika malam, taman menjadi gelap dan sepi. Tidak ada pengunjung yang datang ke sana.
Mulyadi menyayangkan kondisi tersebut. Padahal, sejumlah fasilitas di sana tergolong lengkap. Ada sejumlah kursi yang disediakan di lokasi untuk para pengunjung. Kursi itu kini malah dijadikan tempat untuk menjajakan barang dagangan.
Deputi Manajer Umum dan Humas Regional Jawa Timur Rendy Fendy mengatakan, pihak Pelindo III sebenarnya memiliki rencana untuk menghidupkan kembali taman tersebut. Sejumlah kerusakan akan diperbaiki. Di antaranya, memperbaiki lampu-lampu yang rusak. Hanya, timnya masih menemukan sejumlah kendala. ”Salah satunya, lokasi taman yang terlalu berada di dalam,” katanya kemarin.
Saat ini Pelindo tengah mencari cara untuk menghidupkan kawasan itu. Dengan demikian, taman tersebut bisa dikunjungi masyarakat lagi. ”Sedang kami petakan, bagaimana jalan keluar terbaik agar lokasi tersebut memiliki view dan aksesibilitas yang lebih bagus,” jelas Rendy.
Pelindo III akan berfokus pada renovasi bangunan yang sudah ada. Misalnya, bangunan yang sudah kusam akan dicat lagi. Tiang lampu yang rusak diperbaiki.
Selain itu, perawatan rumput dan tumbuhan digencarkan. Tujuannya, taman kembali hijau. ”Perbaikan yang banyak ya itu, terkait tampilan dan aksesibilitas bangunan tersebut,” ucap Rendy.
Rendy berharap jika terwujud, taman tersebut bisa menambah wisata historis di Surabaya Utara. Dengan demikian, wisatawan yang datang ke Kalimas bisa turun dari kapal menuju taman. ”Nanti di sana ada semacam food court. Jadi, konsepnya setelah menyusuri Kalimas naik kapal, bisa mampir makan malam sambil menikmati langit malam pelabuhan di Surabaya,” ujarnya.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
