Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 Juni 2021 | 18.58 WIB

Enam Pasien Covid-19 Varian Delta di RSLI Surabaya Berhasil Sembuh

LULUS COVID: Sebagian pasien yang telah dinyatakan sembuh berpose bersama sebelum keluar dari RSLI dan pulang ke rumah masing-masing, Kamis (24/6). (RSLI for Jawa Pos) - Image

LULUS COVID: Sebagian pasien yang telah dinyatakan sembuh berpose bersama sebelum keluar dari RSLI dan pulang ke rumah masing-masing, Kamis (24/6). (RSLI for Jawa Pos)

JawaPos.com - Upaya kerja keras tim tenaga kesehatan Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) dalam menangani pasien Covid-19 kembali menuai hasil manis. Termasuk penanganan terhadap pasien yang mengidap virus varian baru, varian Delta B.1.617.2 yang kali pertama ditemukan di India.

Kamis (24/6) enam pasien varian Delta kembali dinyatakan sembuh. Dengan begitu, seluruh pasien varian baru itu telah berhasil disembuhkan. Mereka dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan 14 hingga 16 hari.

Penanggung Jawab RSLI Laksamana Pertama TNI dr I Dewa Gede Nalendra mengatakan, selama proses penyembuhan, pengawasan diberikan secara intensif. Mereka ditempatkan di ruangan terpisah. Tidak digabungkan dengan pasien umum dan pekerja migran Indonesia (PMI). Tiga atau lima hari sekali, para pasien menjalani tes swab PCR. Para pasien kelompok itu dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang setelah dua hasil swab PCR-nya negatif virus Covid-19.

Setelah negatif, kewajiban isolasi mandiri bagi mereka belum lepas begitu saja. Setelah dinyatakan sembuh, mereka harus menjalani isolasi mandiri selama lima hingga tujuh hari. Selain dengan petugas kesehatan dan relawan, mereka tidak diperbolehkan berinteraksi langsung dengan orang lain. Itu dilakukan untuk memastikan virus Covid-19 di tubuh para penyintas tersebut telah sepenuhnya hilang.

”Ada sembilan pasien yang terkonfirmasi varian Delta (di RSLI). Delapan orang di antaranya dari klaster Madura. Sedangkan satunya asal Bojonegoro dan kami rujuk ke rumah sakit daerah setempat,” kata dr Nalendra kemarin.

Dengan keberhasilan tersebut, tutur Nalendra, masyarakat tidak perlu takut dengan serangan virus varian baru. Tapi sekaligus tidak boleh abai dalam penerapan protokol kesehatan (prokes). Sebab, hidup bersih dan sehat serta disiplin prokes menjadi kunci utama dalam langkah pencegahan penularan.

Ketua Pelaksana Pendampingan Keluarga Pasien Covid-19 RSLI Radian Jadid menerangkan, selain enam pasien varian Delta, 46 pasien berhasil disembuhkan. Dengan begitu, jumlah pasien yang dirawat tinggal 291 orang. Sehingga pihaknya masih mempunyai kapasitas tempat tidur sebanyak 119 bed. Artinya, bed cadangan belum perlu digunakan.

Namun, itu tidak berarti pihaknya sudah bisa bernapas lega. Jadid mengatakan, lonjakan pasien di RSLI masih berpotensi terjadi. Contohnya kemarin, 113 pasien Covid-19 akan masuk ke RSLI. ”Sehingga total tempat tidur yang tersedia tinggal enam unit saja. Sangat mengkhawatirkan sekali,” ujarnya.

Baca Juga: Kembali Perketat Penerapan PPKM Mikro di Surabaya

Jadid menerangkan, pasien-pasien baru itu tidak lagi berasal dari Madura. Mereka warga Surabaya Raya. Meliputi Gresik dan Sidoarjo. Klaster keluarga mendominasi dalam kenaikan jumlah pasien. Kebanyakan, imbuh dia, mereka tertular virus SARS-CoV-2 itu dari aktivitas yang dilakukan bersama keluarga, yaitu berwisata atau bepergian ke luar kota. Selain itu mendatangi acara pernikahan atau hajatan lainnya dengan tidak disiplin prokes.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore