Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 Juni 2019 | 01.15 WIB

Kebun Binatang Surabaya Penuhi Target 180 Ribu Pengunjung

MAYORITAS KELUARGA: Pengunjung KBS berada di depan kandang gajah. Jumlah pengunjung libur Lebaran tahun ini melebihi tahun sebelumnya. (Dimas Maulana/Jawa Pos) - Image

MAYORITAS KELUARGA: Pengunjung KBS berada di depan kandang gajah. Jumlah pengunjung libur Lebaran tahun ini melebihi tahun sebelumnya. (Dimas Maulana/Jawa Pos)

JawaPos.com - Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PDTS KBS) tercatat berhasil mencapai target pengunjung pada libur Lebaran lalu. Dalam 12 hari, total pengunjung KBS mencapai 185 ribu orang. Atraksi tambahan, baik dari internal maupun eksternal, menjadi daya tarik untuk wisatawan.

Hal tersebut didukung durasi libur Lebaran yang berbarengan dengan libur sekolah. Bahkan, hingga kemarin (24/7) pengunjung anak-anak mendominasi. Sebagian merupakan rombongan sekolah. ”Masih terus ramai sampai sebelum masuk sekolah Juli nanti,” ujar Humas PDTS KBS Wini Hustiani kemarin.

Lepas dari masa libur Lebaran, KBS kini kembali berbenah. Pada beberapa titik, terlihat banyak spot baru. Terutama difungsikan sebagai spot selfie. Selain itu, pembangunan fisik berupa jembatan menuju area kandang pelikan sedang berlangsung. ”Jika sudah jadi, area tersebut diprediksi bisa jadi spot menarik baru di dalam KBS,” lanjutnya.

Sementara itu, jumlah pengunjung selama masa libur Lebaran cukup fluktuatif. Selama periode libur Lebaran mulai 5 sampai 16 Juni, pengunjung paling padat pada H+4 atau Sabtu (8/6). Jumlahnya 28.190 orang. Pada Minggu (16/6), jumlah pengunjung mencapai 21.985 orang.

Target 180 ribu orang tersebut lebih banyak daripada jumlah pengunjung periode yang sama tahun lalu. Saat itu, hanya ada 160.105 pengunjung. ”Tapi kalau tahun lalu, hitungannya 10 hari. Tahun ini masa libur Lebarannya 12 hari,” imbuh Wini.

Tercapainya target tersebut, kata Wini, disebabkan tema yang diangkat saat libur Lebaran selalu berbeda setiap tahun. Tahun ini KBS menyuguhkan banyak pertunjukan seni tradisional. Misalnya, tari remo, jejer gandrung, dan pertunjukan drama khusus dari para keeper binatang. ”Edukasi tentang satwa liar dan dilindungi pasti. Selain itu, tentang pohon-pohon langka juga ada,” jelas perempuan yang bekerja di KBS sejak 1999 tersebut.

Terkait target tahun depan, Wini belum dapat memastikan jumlahnya. Dia berharap jumlah pengunjung KBS meningkat setiap tahun. Pihaknya juga tengah bersiap menyambut musim kunjungan sekolah yang diperkirakan mulai September.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore