Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 Februari 2021 | 22.13 WIB

Selama Pandemi, UMKM di Surabaya Meningkat Hingga 40 Ribu Unit

Barang-barang produk UMKM ditata di stan Siola Surabaya. Dok. JawaPos - Image

Barang-barang produk UMKM ditata di stan Siola Surabaya. Dok. JawaPos

JawaPos.com–Jumlah Usaha Mikro Kecil dan Menengah meningkat drastis selama pandemi. Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkopum) Surabaya mencatat selama 2020 hingga awal 2021, jumlah UMKM meningkat hingga mencapai angka 40 ribu. Artinya, terdapat 29 ribu UMKM baru di Surabaya.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinkopum Surabaya Widodo Suryantoro. Dia mencatat sebelum pandemi, jumlah UMKM berada di kisaran 11 ribu. ”Sekarang naik 29 ribu. Jadi total ada 40 ribu,” tutur Widodo pada Kamis (25/2).

Atas kenaikan itu, Dinkopum Surabaya melakukan berbagai upaya. Itu dilakukan agar UMKM mampu bertahan dan berkembang. Salah satunya dengan menggandeng OPD lain. Salah satu OPD yang digandeng adalah Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP5A).

”Dinkopum akan mencatat kebutuhan UMKM. Pelatihan juga akan diberikan supaya UMKM mampu bersaing dengan produk lain,” ujar Widodo.

Widodo menjelaskan, kenaikan UMKM berkisar di dua bidang, yakni jasa dan kuliner. Menurut dia, warga mampu memanfaatkan peluang selama pandemi.

”Warga menghindari keluar rumah. Jadi jasa dan kuliner ini difokuskan untuk pelayanan langsung ke rumah,” terang Widodo.

Dinkopum mencatat beberapa jenis usaha mulai bermunculan di Kota Surabaya. Misalnya, depot, warung, servis motor, hingga salon.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://youtu.be/dVYcOvbFQcQ

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore