
TUNTAS: Ennyk Widjaja, pengacara GS, menunjukkan surat gugatan cerai yang didaftarkan ke pengadilan. (Lugas Wicaksono/Jawa Pos)
Dua anak lahir dari rahim MS selama sepuluh tahun menikah dengan GS. Namun, keduanya adalah hasil hubungan gelap istrinya dengan pria lain. GS yang tahu belakangan akhirnya menceraikan MS. Hakim memutuskan GS tak berkewajiban menafkahi dua anak tersebut.
---
HUBUNGAN asmara GS dengan MS tidak selalu berjalan mulus selama tiga tahun berpacaran. Keduanya kerap putus nyambung. Minimnya intensitas bertemu karena terkendala jarak menjadi salah satu pemicunya. GS yang bekerja di sebuah perusahaan milik negara tersebut tinggal di Malang. Sementara itu, MS tinggal di Surabaya.
Setelah melalui perjalanan berliku, keduanya sepakat menikah pada 2011. GS merasa berbahagia karena MS sudah menjadi istri sahnya. Meskipun, hubungan mereka sebelumnya diwarnai pasang surut.
Namun, kabar mengejutkan didengar GS beberapa hari setelah pernikahan. MS mengaku kepada suaminya kalau dirinya sudah hamil. GS terkejut. MS tidak mengatakan hal tersebut sebelum pernikahan berlangsung.
GS juga melihat kejanggalan dengan kehamilan istrinya. Mereka baru beberapa kali berhubungan sesaat setelah menikah. Sementara itu, usia kehamilan sudah 2,5 bulan, lebih tua ketimbang usia pernikahan.
”Selama mereka berpacaran juga tidak pernah berhubungan badan. Si perempuan akhirnya mengakui kalau dia hamil dengan laki-laki lain,” kata pengacara GS, Ennyk Widjaja.
Kepada suaminya, MS menyatakan bahwa selama putus nyambung dengan GS, dia berpacaran dengan pria lain. Namun, pria itu enggan bertanggung jawab saat mengetahuinya hamil. Agar si jabang bayi kelak berayah, MS kemudian pedekate lagi dengan GS.
Pedekate itu berhasil. MS berpacaran lagi dengan GS. MS juga meminta pria 32 tahun tersebut agar tidak terlalu lama menikahinya. GS yang tidak mengetahui kondisi MS menyanggupi untuk melanjutkan hubungan ke jenjang yang lebih serius. Sampai akhirnya, MS mengaku kalau sudah hamil duluan dengan pria lain.
Meski kecewa istrinya sudah mengandung anak dari hubungan MS dengan pria lain, GS memutuskan tetap mempertahankan rumah tangganya. ”Ya sudah karena sudah telanjur menikah. Si laki-laki akhirnya tetap menerima,” ucapnya.
Anak pertama mereka pun lahir. GS merawat anak laki-laki yang kini berusia 10 tahun itu layaknya anak kandung. Kenyataan bahwa anak itu bukan anak biologisnya dikubur dalam-dalam. Dia berusaha berdamai dengan kenyataan. ”Kehidupan mereka berjalan sebagaimana layaknya rumah tangga normal. Belum ada masalah,” katanya.
Prahara muncul empat tahun lalu. Saat itu GS diberhentikan dari pekerjaannya di perusahaan pelat merah tempatnya bekerja. Sejak itu, perselisihan dengan istrinya mulai muncul.
MS disebut merasa tidak puas dengan penghasilan suaminya di tempat kerja baru. Pendapatannya tidak sebesar ketika masih bekerja di perusahaan pelat merah. Penghasilannya dianggap tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Sementara itu, MS tidak bekerja. ”Sering cekcok. Setelah dipecat, GS bekerja freelance. Hasilnya tidak menentu,” tutur Ennyk.
Cekcok yang berkepanjangan akhirnya membuat keduanya pisah ranjang. GS memutuskan pergi dari rumah dan tinggal di rumah orang tuanya di Mojokerto. Keduanya mulai jarang berkomunikasi. Tetapi, status hubungan mereka masih suami istri.
Saat pisah ranjang, NR diam-diam menjalin hubungan asmara dengan pria lain yang dikenalnya melalui media sosial Facebook. Perkenalan di Facebook itu berlanjut ke ranjang sampai hamil lagi.
Anak kedua lahir ketika pisah ranjang dengan GS. Kali ini GS sudah tidak bisa lagi menerimanya. Pria itu lantas mengajukan permohonan cerai di Pengadilan Agama Surabaya pada April lalu.
Baca Juga: Berkedok Condotel, Menipu Rp 806 M, Uang Habis Dipakai Trading
Dalam sidang, MS mengakui bahwa kedua anak yang dilahirkan bukan dari hubungan dengan suaminya. Pekan lalu hakim memutuskan pasangan suami istri tersebut resmi bercerai. Dalam putusannya, GS sudah dinyatakan tidak berkewajiban menafkahi dua anak MS karena bukan anak biologisnya. ”Dua anak ikut ibunya dan klien saya sudah tidak punya tanggung jawab untuk menafkahi kedua anak yang bukan anak biologisnya,” ucapnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Sidang Kasus Pemuda Dipukul Pengusaha Buah di Surabaya, Saksi Sebut Tak Melihat Kejadian Jelas
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Toulouse vs Lille di Liga Prancis: Les Dogues Berpeluang Sikat Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Bali United vs PSS Sleman: Dominikus Dion Harap Super Elja Main Pede
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
