
Buruh Perempuan hadir meramaikan aksi May Day 2026 di depan Kantor Gubernur Jawa Timur, Jalan Pahlawan Nomor 110, Surabaya. (Ashifatun Nurin Nadiyah/JawaPos.com)
JawaPos.com–Jalan Pahlawan, Kota Surabaya, berubah menjadi lautan manusia saat ribuan buruh tumpek blek menggelar aksi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026, Jumat (1/5).
Di tengah riuh barisan dan kibaran benderan serikat pekerja, suara buruh perempuan mewarnai aksi May Day tahun ini. Mereka mengangkat tinggi poster berisi aspirasi dan berbagai tuntutan yang ingin disuarakan.
Tulisan di poster mereka beragam, mulai dari kritik tajam hingga sindiran. ”Kami bayar pajak untuk fasilitas negara, bukan untuk gaya hidup mewah penguasa” hingga ”Stop pajak pesangon, rakyat butuh makan, bukan potongan.”
Peran buruh perempuan tak berhenti di situ. Mereka ambil bagian dalam long march sejauh kurang lebih 2 kilometer dari titik kumpul BG Junction menuju lokasi aksi, depan Kantor Gubernur Jawa Timur.
Berjalan di barisan depan, buruh perempuan membentangkan bendera merah putih raksasa sepanjang 2 meter, yang membuat aksi semakin semarak. Seluruh masaa akhirnya tiba dan mulai berorasi sekitar pukul 15.03 WIB.
Salah satu buruh perempuan, Tatik Hartini, 42, mengaku rela datang jauh dari Jombang ke Surabaya untuk mengikuti aksi May Day 2026. Dia ingin menyuarakan pentingnya kesetaraan gender di ruang kerja.
”Kita tidak ingin ada kesenjangan dengan laki-laki, kita harus bisa maju. Meskipun sebagai ibu rumah tangga, kita harus membuktikan bahwa kita juga bisa berkembang,” tutur Tatik Hartini kepada JawaPos.com.
Tatik menilai May Day bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum menyampaikan aspirasi. Melalui aksi ini, dia berharap pemerintah lebih memperhatikan kesejahteraan dan pemenuhan hak-hak buruh.
”Harapannya ya pemerintah bisa lebih memperhatikan kesejahteraan pekerja, semua buruh bisa mendapatkan hak-haknya, supaya mereka bisa lebih sejahtera hidupnya,” imbuh Tatik.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Lanjut ke Extra Time!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Senpi hingga Narkoba di Sekolah Swasta di Jaksel Ternyata Milik Eks Ketua Yayasan
