
Puluhan warga dari Rungkut Lor yang reaktif berdasarkan hasil rapid test menjalani tes swab di RS Husada Utama Surabaya. Mereka mendatangi rumah sakit dengan diangkut menggunakan mobil Satpol PP pada Selasa (12/5). Antara
JawaPos.com–Dua kecamatan di Kota Surabaya, yakni Kecamatan Rungkut dan Krembangan dinyatakan tertinggi kasus persebaran dan penularan Covid-19 di Kota Surabaya.
”Kami sudah masif melakukan sosialisasi kepada masyarakat, baik di wilayah perkampungan, perumahan, pasar, maupun pertokoan. Tapi dalam prosesnya, kami menemui berbagai kendala di lapangan,” kata Camat Rungkut Surabaya Yanu Mardianto, seperti dilansir dari Antara di Surabaya pada Minggu (24/5).
Yanu Mardianto mengatakan, ketika terjadi pandemi dan bertepatan dengan awal pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Surabaya, pihaknya masif melakukan sosialisasi kepada masyarakat. ”Kita lakukan sosialisasi kepada pemilik warung dan pengusaha terkait aturan apa saja yang boleh dan tidak saat PSBB. Khususnya protokol kesehatan yang harus disiapkan oleh tempat usaha yang boleh buka ketika PSBB,” terang Yanu.
Namun, pihaknya menemui berbagai kendala di lapangan. Seperti, ada orang diajak berkomunikasi bisa memahami, ada pula yang masih merasa acuh. Meski begitu, kata dia, pihaknya tak menyerah untuk tetap menyampaikan kewajiban kepada masyarakat. ”Kewajiban kita tetap menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat agar mereka paham terhadap aturan-aturan PSBB. Ketika ada yang melakukan pelanggaran juga kita tindak,” ujar Yanu.
Selain itu, bersama puskesmas juga aktif melakukan pelacakan di lapangan. Ketika diketahui ada warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan masih berada di rumah, dia berkolaborasi dengan RT/RW dan pekerja sosial masyarakat untuk menghubungi warga itu agar mau dilakukan penjemputan dan diarahkan ke rumah sakit. ”Sedangkan keluarga yang ditinggalkan menjadi tanggungan pemkot untuk mendapatkan pemakanan, karena dia harus isolasi mandiri. Sebab, begitu ada satu keluarga yang konfirmasi, dalam satu keluarga itu masuk ODP (orang dalam pemantauan),” tutur Yanu.
Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya pada Kamis (21/5) menyebutkan, terdapat 10 kecamatan di Surabaya yang mengalami kasus tertinggi Covid-19. Yakni Kecamatan Rungkut 180, Krembangan 172, Tambaksari 101, Sawahan 87, Wonokromo 85, Gubeng 76, Bubutan 73, Mulyorejo 58, Tegalsari 55, dan Sukolilo 54.
Sedangkan di tingkat kelurahan, 10 kasus tertinggi Covid-19 berada di Kelurahan Kemayoran 113, Kalirungkut 75, Kedung Baruk 61, Jepara 40, Ngagel Rejo 39, Banyu Urip 37, Mojo 31, Morokrembangan 27, Mulyorejo 26, dan Ketintang 24.
Dari data tersebut wilayah di Kecamatan Rungkut dan Kecamatan Krembangan ditetapkan sebagai dua kecamatan tertinggi kasus penyebaran Covid-19 di Surabaya.
Hal sama juga dialami Camat Krembangan Agus Tjahyono. Dia mengatakan, saat bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya menggelar tes cepat (rapid test) masal, banyak warga yang tiba-tiba menghilang dari rumah. ”Jadi pada saat tes cepat banyak yang hari H itu mereka menghilang dari kampungnya. Ibaratnya sekitar 50 orang ikut tes cepat pada saat itu, yang datang itu hanya sekitar 30 orang. Jadi 20 di antaranya itu ternyata saat kami cari di rumahnya itu tidak ada,” kata Agus.
Informasinya, menurut Agus, sepertinya mereka takut ikut tes cepat. Untuk itu, dia mengambil strategi lain dengan mengunjungi dari rumah ke rumah dalam pelaksanaan tes cepat tersebut. Tak hanya itu, Agus mengakui saat proses mobilisasi warga ke rumah sakit untuk dilakukan isolasi pun juga demikian. Meski tak banyak, ada saja warga yang menolak saat dirawat dan diisolasi ke rumah sakit.
Alasan mereka pun bervariatif, seperti ingin isolasi mandiri di rumah karena ada anak dan istri sendirian di rumah. ”Tapi akhirnya kami memobilisasi warga yang bersedia. Kemudian besoknya baru kita jelaskan orang-orang yang menolak itu akhirnya mereka mau,” ujar Agus.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=On7UhQ7fwmE
https://www.youtube.com/watch?v=bx9V4NwY6rY
https://www.youtube.com/watch?v=oylD8JlcTbE
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor Bournemouth vs Lincoln City di Carabao Cup: The Cherries Menang Lewat Adu Penalti
Kronologi Kecelakaan Maut BYD M6 di Kembangan Jakbar, Ibu dan Anak Meninggal di TKP
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Fenerbahce vs Roma di Liga Champions: Duel Seru Berpotensi Seri
Kasus Keracunan MBG Berastagi Sisakan Masalah Serius, Siswa Alami Gangguan Saraf hingga Jantung
Prediksi Skor Sporting Lisbon vs Galatasaray di Liga Champions: Leões Sikat Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Crystal Palace vs Middlesbrough di Carabao Cup: The Boro Siap Permalukan Tuan Rumah
Polisi Sebut Human Error Dibalik Kecelakaan Maut BYD M6 yang Tewaskan Sekeluarga di Kembangan Jakbar
