
TRANSPORTASI LAUT: Kapal BSJ-1 tujuan Pulau Bawean akhirnya bisa berlayar setelah mendapatkan pasokan bahan bakar solar. (Chusnul Cahyadi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Kelangkaan bahan bakar solar kembali membawa dampak pada layanan transportasi laut tujuan Pulau Bawean. Kemarin (22/11) ratusan penumpang nyaris batal berangkat dari Pelabuhan Gresik. Sebab, kapal Blue Sea Jet (BSJ)-1 tidak mendapat pasokan solar. Mereka pun harus menunggu 10 jam sebelumnya bisa berlayar.
Sekitar pukul 16.00 kapal cepat tujuan Pulau Bawean itu berangkat dengan membawa 296 penumpang dewasa dan 20 penumpang anak-anak. ’’Kami menunggu sejak pukul 07.00. Tapi, sampai pukul 15.00 ini kapal belum berangkat. Kabarnya, tidak dapat pasokan solar,’’ Faiz, salah seorang penumpang kapal.
Faiz dan penumpang lain menyatakan prihatin akan kondisi tersebut. Sebab, manajemen seharusnya memiliki persediaan bahan bakar solar untuk kebutuhan pelayanan transportasi. ’’Semestinya, sebelum kapal berangkat dan menjual tiket, kapal harus dalam kondisi siap. Bukan mau berangkat baru pesan bahan bakar,’’ ungkapnya.
Dari pantauan Jawa Pos, karena menunggu cukup lama, banyak penumpang yang memilih tidur-tiduran di kursi penumpang. Sebagian lainnya bergerombol dan bercengkerama. Sementara itu, anak-anak menangis karena suhu udara dalam terminal terasa panas. Sejumlah anggota Polsek KPPP Gresik dengan dipimpin langsung oleh AKP Daeng Jannah terus berjaga di sekitar terminal penumpang.
’’Kami dapat kabar penumpang mau unjuk rasa terkait keterlambatan ini. Tapi, alhamdulillah tidak jadi karena kapal sudah dapat solar,’’ ungkap Jannah. Biasanya, kapal penumpang berangkat dari dermaga penumpang. Namun, karena kemarin air laut di dermaga surut, pemberangkatan dialihkan ke dermaga umum yang menjadi tempat bongkar muat barang. Lokasinya di sisi timur Pelabuhan Gresik.
Thohirin, perwakilan dari manajemen BJS-1, menuturkan bahwa pihaknya memesan solar kepada salah seorang oknum di Pelabuhan sejak Kamis (21/11). ’’Uang sudah kami serahkan. Tapi, saya menunggu mulai Kamis pukul 07.00 hingga siang ini (kemarin) bahan bakar solar belum dikirim,’’ jelasnya.
Tak ayal, Thohirin pun panik. ’’Alhamdulillah kapal bisa berangkat. Saya mohon maaf atas keterlambatan ini. Meski penyebabnya kelangkaan solar,’’ tegas mantan anggota DPRD Gresik itu.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
