Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 24 Juli 2020 | 03.05 WIB

Kasus Covid-19 Sembilan Kelurahan di Kota Surabaya Rendah

Sejumlah warga yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 saat dipulangkan dari tempat karantina di Asrama Haji Surabayabeberapa waktu lalu. Humas Pemkot Surabaya/Antara - Image

Sejumlah warga yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 saat dipulangkan dari tempat karantina di Asrama Haji Surabayabeberapa waktu lalu. Humas Pemkot Surabaya/Antara

JawaPos.com–Angka kasus Covid-19 sembilan kelurahan di Kota Surabaya diketahui rendah atau terkonfirmasi orang dengan positif virus korona jumlahnya di bawah lima orang.

”Bahkan ada satu kelurahan yang sejak awal tidak ditemukan kasus Covid-19, yaitu Kelurahan Romokalisari,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Febria Rachmanita seperti dilansir dari Antara di Surabaya pada Kamis (23/7).

Menurut dia, kelurahan tersebut dari awal menerapkan disiplin protokol kesehatan ketat. ”Jadi kelurahan yang masuk zona hijau yaitu Romokalisari,” kata Febria Rachmanita.

Adapun sembilan kelurahan yang angka kasusnya rendah per 20 Juli yakni Kelurahan Ampel dengan kasus empat orang, Kelurahan Panjang Jiwo empat orang, Kelurahan Menanggal empat orang, dan Tambak Sarioso tiga orang. Selain itu, Kelurahan Sumur Welut tiga orang, Kedung Cowek tiga orang, Genting Kalianak dua orang, dan yang angka kasusnya hanya satu orang di Kelurahan Gebang Putih dan Dukuh Menanggal.

”Tapi yang pasti, data kami terus bergerak dan semoga makin banyak yang angka kasusnya rendah,” ujar Febria Rachmanita.

Febria menjelaskan, tren angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Surabaya terus mengalami peningkatan setiap hari. Berdasar data Dinkes Surabaya, total kumulatif angka kesembuhan hingga Rabu (22/7) tembus 4.494 orang. Adanya peningkatan angka kesembuhan itu, lantaran pasien berjuang bersama-sama untuk menaikkan imunitas dan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Sehingga menurut dia, tak heran jika angka kesembuhan dalam satu hari (22/7) ada 62 kasus yang terdiri atas tamu Asrama Haji sebanyak 26 orang, rawat jalan isolasi mandiri ada 19 orang, dan rawat inap di rumah sakit ada 17 orang. Pasien rawat inap itu berasal dari RS Bhakti Dharma Husada (BDH) ada dua orang, RS Bhayangkara satu orang, RSU Haji satu orang, RS Husada Utama satu orang, RS Muji Rahayu satu orang, RS Paru dua orang, RS PHC empat orang, RS RKZ dua orang, RS Siloam dua orang, dan RS Undaan Wetan satu orang.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=mYUh7Pj-tNw

 

https://www.youtube.com/watch?v=__N8qaxpS-o

 

https://www.youtube.com/watch?v=liC5-vWf-Vk

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore