Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 22 November 2021 | 03.58 WIB

Selama 2020-2021, Terdapat 40 Ribu UMKM Baru

Ilustrasi pelaku UMKM di THP Kenjeran. Rafika Yahya/JawaPos.com - Image

Ilustrasi pelaku UMKM di THP Kenjeran. Rafika Yahya/JawaPos.com

JawaPos.com–Berdasar data Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkopum) Kota Surabaya, selama 2020 hingga awal 2021, jumlah UMKM di Surabaya meningkat sebanyak 40 ribu. Potensi UMKM seluruh Jawa Timur sejumlah 9,7 juta merupakan potensi luar biasa dengan penyumbang pertumbuhan ekonomi Jawa Timur terbesar.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut, pergerakan UMKM memanfaatkan platform digital sudah makin tinggi. Namun harus didukung kompetensi dan kemampuan membangun komunikasi dengan pelanggan.

”Saya sangat mengapresiasi kontribusi Tokko dalam mendorong kemajuan UMKM di Jawa Timur, sehingga daya saing UMKM dapat terus  meningkat dan terus berjuang mengambil peran dalam pemulihan ekonomi nasional dan daerah,” ujar Khofifah pada Minggu (21/11).

Khofifah menyebut Pemprov Jatim telah melakukan upaya penguatan UMKM seperti kurasi produk melalui Rumah Kurasi Bank Indonesia (BI) yang merupakan satu-satunya di Indonesia, sertifikasi kurator oleh Kadin.

”Pemprov Jatim juga melakukan pendampingan agar usaha mereka dapat lebih dikenal dan lebih maju,” terang Khofifah.

Sementara itu, Pemerintah Kota Surabaya membentuk Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Surabaya. TPAKD bertugas membantu percepatan pergerakan ekonomi di Kota Surabaya. Baik itu, melalui kemudahan akses bantuan permodalan, hingga pendampingan bagi pelaku usaha, khususnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

”Sehingga UMKM kita yang butuh modal, startup kita yang baru itu bisa kita support. Jangan sampai ketika mereka ini butuh modal, pinjam di tempat yang salah seperti pinjol (pinjaman online) yang tidak berlisensi (ilegal), akhirnya utangnya semakin banyak,” papar Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Oleh sebab itu, dia menyatakan, kehadiran TPAKD sangat tepat untuk mendukung pemulihan pergerakan ekonomi di Kota Surabaya. Apalagi dalam tim tersebut juga lengkap berisi mulai OJK, Bank Indonesia, lembaga perbankan hingga lembaga jasa keuangan.

”Kehadiran TPAKD sangat tepat, karena di waktu pergerakan ekonomi kita mulai menggeliat, tim ini hadir. Sehingga nanti pinjaman yang kita lakukan juga jadi satu,” ungkap Eri.

Eri menyebut pihaknya juga memiliki program Pinjaman UMKM Surabaya Pasti Tangguh (Puspita). Puspita merupakan program dari PT BPR Surya Artha Utama (SAU) yang merupakan salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemkot Surabaya.

Melalui PT BPR Artha Surya Utama, lanjutd wali kota, pelaku UMKM dapat mengajukan kredit atau pinjaman modal usaha dengan bunga ringan sampai 3 persen. Sebab, BUMD di bidang perbankan itu memang fokus menciptakan pahlawan-pahlawan ekonomi baru di Surabaya.

”Kalau di PT BPR Artha Surya Utama itu bunganya sampai dengan 3 persen. Sama seperti pinjam di bank, per UMKM. Karena UMKM pasti kelompok dan bukan sendiri-sendiri. Karena tujuan kita adalah menciptakan pahlawan-pahlawan ekonomi baru,” terang Eri.

Dari sisi swasta, terdapat program Tokko Semesta. VP Head Community Tokko Bobby Silalahi mengungkapkan, go digital bagi UMKM dilakukan melalui program Tokko Semesta.  Dengan program itu, Tokko mendorong digitalisasi UMKM di daerah dengan memberikan pendampingan, pelatihan, dan mentorship melalui pendekatan personalisasi, menyesuaikan dengan kebutuhan skala bisnis UMKM, baik online maupun offline.

”Kami memberikan keleluasaan bagi pelaku usaha untuk mengembangkan usahanya dengan lebih kreatif dan memperkuat kedekatan dengan pelanggan,” kata Bobby.

Bobby menambahkan, meski baru setahun, Tokko sudah memiliki 2,5 juta pengguna di seluruh Indonesia yang seluruhnya adalah UMKM. Program Tokko Semesta menargetkan sebanyak 2.000 UMKM di Jawa Timur untuk dapat mengikuti pelatihan terkait digitalisasi.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore