Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 20 Agustus 2020 | 19.11 WIB

Zona Merah Covid-19 di Jatim Tinggal Surabaya dan Sidoarjo

Ilustrasi: CHIS/JAWA POS - Image

Ilustrasi: CHIS/JAWA POS

JawaPos.com – Upaya penanganan pandemi coronavirus disease (Covid-19) di Jatim terus menunjukkan perkembangan positif. Tak hanya terus bertambahnya pasien sembuh, jumlah daerah yang berstatus zona merah (risiko tinggi persebaran virus korona) juga makin menyusut.

Berdasar rilis update peta zona risiko Covid-19 yang dirilis BNPB kemarin, tinggal dua kabupaten/kota di Jatim yang masih memerah. Yakni, Surabaya dan Sidoarjo.

Meski demikian, situasi itu masih sangat fluktuatif. Sebab, potensi perubahan status zona di tiap kabupaten/kota masih cukup tinggi. Daerah yang masuk kategori aman (risiko sedang/rendah) masih potensial menjadi tak aman (risiko tinggi).

Buktinya adalah Surabaya. Pekan lalu, Kota Pahlawan sebenarnya sudah berstatus zona oranye (risiko sedang). Namun, berdasar peta terbaru BNPB, Surabaya kembali memerah.

Sementara itu, tiga daerah yang awalnya berstatus zona merah kini turun status menjadi oranye. Yakni, Bondowoso, Kota Mojokerto, dan Blitar. Yang masih belum berubah adalah Sidoarjo. Tetap zona merah.

Tim pakar Satgas Covid-19 Jatim dr Makhyan Jibril kembali menegaskan bahwa grafik persebaran dan penularan virus masih sangat berpotensi berubah. Semua harus waspada. ”Posisi zona oranye maupun kuning tidak bisa diartikan aman. Kalau tidak berhati-hati, bisa kembali merah jika jumlah kasus positif masih bertambah signifikan,’’ ucapnya.

Misalnya, yang terjadi di Surabaya. Selama beberapa pekan terakhir, tingkat kesembuhan pasien sangat tinggi. Terakhir kemarin ada 195 orang. Namun, penambahan kasus baru juga masih cukup tinggi. Kemarin ada tambahan 120 kasus. Situasi yang sama juga sempat terjadi di beberapa daerah lain.

Karena itu, Jibril meminta masyarakat belajar dari fenomena perubahan peta zona risiko. Grafik yang fluktuatif merupakan gambaran bahwa rate of transmission (RoT) alias tingkat transmisi virus masih bisa naik kapan saja.

Baca Juga: Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Gresik Capai 73,81 Persen

Meski tingkat kesembuhan pasien tinggi, jika transmisi melonjak, itu berpotensi memunculkan gelombang kedua persebaran Covid-19 di Jatim. ”Bisa-bisa, situasi pandemi yang mulai membaik kembali berisiko tinggi,” katanya.

Hingga kemarin, total akumulasi jumlah pasien positif Covid-19 di Jawa Timur mencapai 28.886 orang. Pasien sembuh mencapai 22.076 orang atau sekitar 76,43 persen. Sementara itu, pasien meninggal mencapai 2.074 orang atau 7,19 persen.

---

UPDATE ZONA PERSEBARAN COVID-19 DI JATIM

Zona merah: Surabaya, Sidoarjo

Zona oranye: Bondowoso, Jombang, Kota Probolinggo, Banyuwangi, Pasuruan, Magetan, Ngawi, Gresik, Kota Malang, Kota Blitar, Kota Mojokerto, Kota Madiun, Kota Batu, Pacitan, Kediri, Mojokerto, Tuban, Lamongan, Probolinggo, Nganjuk, Bojonegoro, Kota Pasuruan, Jember, Malang, Blitar, Sumenep

Zona kuning: Trenggalek, Bangkalan, Situbondo, Lumajang, Kota Kediri, Tulungagung, Ponorogo, Pamekasan, Madiun, Sampang

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore