
Ilustrasi: CHIS/JAWA POS
JawaPos.com – Upaya penanganan pandemi coronavirus disease (Covid-19) di Jatim terus menunjukkan perkembangan positif. Tak hanya terus bertambahnya pasien sembuh, jumlah daerah yang berstatus zona merah (risiko tinggi persebaran virus korona) juga makin menyusut.
Berdasar rilis update peta zona risiko Covid-19 yang dirilis BNPB kemarin, tinggal dua kabupaten/kota di Jatim yang masih memerah. Yakni, Surabaya dan Sidoarjo.
Meski demikian, situasi itu masih sangat fluktuatif. Sebab, potensi perubahan status zona di tiap kabupaten/kota masih cukup tinggi. Daerah yang masuk kategori aman (risiko sedang/rendah) masih potensial menjadi tak aman (risiko tinggi).
Buktinya adalah Surabaya. Pekan lalu, Kota Pahlawan sebenarnya sudah berstatus zona oranye (risiko sedang). Namun, berdasar peta terbaru BNPB, Surabaya kembali memerah.
Sementara itu, tiga daerah yang awalnya berstatus zona merah kini turun status menjadi oranye. Yakni, Bondowoso, Kota Mojokerto, dan Blitar. Yang masih belum berubah adalah Sidoarjo. Tetap zona merah.
Tim pakar Satgas Covid-19 Jatim dr Makhyan Jibril kembali menegaskan bahwa grafik persebaran dan penularan virus masih sangat berpotensi berubah. Semua harus waspada. ”Posisi zona oranye maupun kuning tidak bisa diartikan aman. Kalau tidak berhati-hati, bisa kembali merah jika jumlah kasus positif masih bertambah signifikan,’’ ucapnya.
Misalnya, yang terjadi di Surabaya. Selama beberapa pekan terakhir, tingkat kesembuhan pasien sangat tinggi. Terakhir kemarin ada 195 orang. Namun, penambahan kasus baru juga masih cukup tinggi. Kemarin ada tambahan 120 kasus. Situasi yang sama juga sempat terjadi di beberapa daerah lain.
Karena itu, Jibril meminta masyarakat belajar dari fenomena perubahan peta zona risiko. Grafik yang fluktuatif merupakan gambaran bahwa rate of transmission (RoT) alias tingkat transmisi virus masih bisa naik kapan saja.
Baca Juga: Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Gresik Capai 73,81 Persen
Meski tingkat kesembuhan pasien tinggi, jika transmisi melonjak, itu berpotensi memunculkan gelombang kedua persebaran Covid-19 di Jatim. ”Bisa-bisa, situasi pandemi yang mulai membaik kembali berisiko tinggi,” katanya.
Hingga kemarin, total akumulasi jumlah pasien positif Covid-19 di Jawa Timur mencapai 28.886 orang. Pasien sembuh mencapai 22.076 orang atau sekitar 76,43 persen. Sementara itu, pasien meninggal mencapai 2.074 orang atau 7,19 persen.
---
UPDATE ZONA PERSEBARAN COVID-19 DI JATIM
Zona merah: Surabaya, Sidoarjo
Zona oranye: Bondowoso, Jombang, Kota Probolinggo, Banyuwangi, Pasuruan, Magetan, Ngawi, Gresik, Kota Malang, Kota Blitar, Kota Mojokerto, Kota Madiun, Kota Batu, Pacitan, Kediri, Mojokerto, Tuban, Lamongan, Probolinggo, Nganjuk, Bojonegoro, Kota Pasuruan, Jember, Malang, Blitar, Sumenep
Zona kuning: Trenggalek, Bangkalan, Situbondo, Lumajang, Kota Kediri, Tulungagung, Ponorogo, Pamekasan, Madiun, Sampang

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
