
DIJAGA KETAT: Polisi mengawal tersangka kasus terorisme yang akan dipindahkan ke Jakarta. Di sana mereka menjalani proses hukum selanjutnya. (Humas Polda Jatim for Jawa Pos)
JawaPos.com - Belasan tahanan kasus terorisme yang mendekam di Mapolda Jatim dikeluarkan dari selnya Rabu (15/9). Mereka dipindahkan ke Jakarta untuk menjalani proses hukum selanjutnya.
Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Gatot Repli Handoko menerangkan, total tahanan yang dipindah 11 orang. Mereka ditangkap bulan lalu di berbagai tempat. Mulai dari Surabaya, Sidoarjo, Malang, Jombang, Lamongan, hingga Tuban.
Menurut dia, para terduga teroris itu dibawa ke ibu kota lewat jalur udara dengan pengawalan ketat. Anggota Densus 88 Antiteror yang memberikan pengawalan juga membawa barang bukti tindak pidana mereka.
”Barang buktinya beragam. Ada senjata tajam sampai senjata rakitan,” terangnya.
Gatot mengatakan bahwa proses hukum terhadap para terduga teroris itu dilakukan di Jakarta karena perkaranya ditangani langsung oleh Densus 88 Antiteror. Mereka selama ini hanya dititipkan di mapolda. Sebab, lokasi penangkapannya berada di wilayah Jatim.
Dia menambahkan, jaringan para terduga teroris itu akan dianalisis lebih dalam oleh tim densus. Harapannya, kelompok mereka bisa terdeteksi semua. ”Informasi awal, semuanya satu jaringan. Kelompok Jamaah Islamiyah,” ujar polisi dengan tiga melati di pundak itu.
Gatot menuturkan, isu terorisme terus mendapat atensi dari kepolisian. Densus 88 Antiteror bersama jajaran kepolisian akan selalu berupaya melakukan langkah pencegahan. Misalnya, dengan menangkap terduga pelaku. ”Jadi, tidak perlu menunggu mereka (terduga teroris, Red) beraksi dulu untuk mengambil tindakan,” jelasnya.
Penangkapan 11 terduga teroris yang dipindahkan ke Jakarta termasuk contohnya. Densus 88 Antiteror mengendus kelompok mereka sedang menyiapkan aksi teror pada peringatan kemerdekaan. Oleh karena itu, dilakukan penangkapan sebagai upaya pencegahan.
’’Dari lokasi penangkapan pun ditemukan barang bukti yang menguatkan dugaan,” tegasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022