Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 Januari 2021 | 23.30 WIB

Penerima Vaksin Covid-19 di Jatim Mencapai 22 Juta Orang

Ilustrasi memerangi virus Korona (Adnan Reza Maulana/Jawa Pos) - Image

Ilustrasi memerangi virus Korona (Adnan Reza Maulana/Jawa Pos)

JawaPos.com - Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 perdana di Jatim berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Kamis (14/1). Hari ini program tersebut mulai serentak digelar di seluruh kabupaten/kota.

Berdasar proyeksi yang telah ditetapkan pemprov melalui satgas Covid-19, direncanakan 22,6 juta warga masuk daftar sasaran penerima vaksin. Hanya, program itu bakal berlangsung bertahap. Sebab, jumlah vaksin yang telah diterima di Jatim masih jauh dari kebutuhan.

Untuk vaksinasi tahap pertama, diprioritaskan bagi tenaga kesehatan. Berdasar data satgas Covid-19, jumlahnya 201.315 orang yang terdiri atas 7 profesi. Yakni, dokter, dokter spesialis, perawat, bidan, tenaga kesehatan lain, asisten tenaga kesehatan, dan tenaga penunjang. Dari tujuh jenis itu, perawat yang paling banyak. Totalnya mencapai 58.724 perawat.

Hanya, pada tahap pertama, jumlah vaksin yang terkirim masih terbatas. Jatim masih baru mendapatkan 77.760 vaksin. Karena itu, di fase awal ini, diperkirakan seluruh vaksin habis untuk tenaga kesehatan. Empat kelompok lainnya tidak mendapat bagian. Mereka menunggu vaksin berikutnya.

Di luar tenaga kesehatan, pemprov juga menetapkan empat kelompok sasaran penerima vaksin. Yakni, tenaga pelayanan publik, lansia, masyarakat rentan geospasial sosial dan ekonomi, serta masyarakat umum dan pelaku ekonomi (selengkapnya lihat grafis).

Juru bicara Satgas Covid-19 Jawa Timur dr Makhyan Jibril menyatakan, jumlah vaksin masih terbatas. Penentuan sasaran dilaksanakan secara acak. ”Tenaga kesehatan diprioritaskan yang menangani Covid-19 saja,’’ ucapnya.

Setiap rumah sakit rujukan sudah mengirim data tenaga kesehatan yang menangani Covid-19. Data tersebut diteruskan ke Kementerian Kesehatan untuk diverifikasi.

Baca Juga: Tarif Tol Surabaya–Gempol Segera Naik

Meski demikian, Kementerian Kesehatan bisa mengedepankan masyarakat umum yang menerima vaksin pada hari tersebut. Artinya, vaksinasi selalu berdasar data yang sudah diverifikasi dari Kementerian Kesehatan. ”Masyarakat umum maupun kelompok lainnya memiliki potensi prioritas,’’ ungkap dia.

Ketua Satgas Covid-19 Jawa Timur Rumpun Kuratif dr Joni Wahyuadi menjelaskan, tahap awal pelaksanaan vaksinasi adalah pemeriksaan identitas.

---

KELOMPOK SASARAN PENERIMA VAKSIN DI JATIM

Tenaga kesehatan: 201.315 orang

Pelayan publik: 1.879.314 orang

Lansia di atas 60 tahun: 2.551.472 orang

Masyarakat rentan geospasial sosial dan ekonomi: 7.066.384 orang

Masyarakat umum dan pelaku ekonomi: 11.023.759 orang

Total: 22.652.927 orang

Catatan:

Nama sasaran diusulkan ke Kementerian Kesehatan melalui aplikasi, lalu diverifikasi. Nama yang lolos disampaikan melalui SMS kepada yang bersangkutan.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://youtu.be/cxOGpT2cvgE

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore