
MERAYAP: Suroboyo Bus melintas di Jalan Basuki Rahmat, Rabu (31/8). Untuk mengurangi tingginya traffic lalu lintas di pusat kota, dibutuhkan transportasi umum massal. (Riana Setiawan/Jawa Pos)
JawaPos.com– Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya menambah rute layanan Suroboyo Bus. Angkutan publik itu bakal menjangkau seluruh jalan-jalan protokol di metropolis. Kenyamanan penumpang juga ditingkatkan dengan mempersingkat waktu tunggu armada atau headway.
Kepala Dishub Surabaya Tundjung Iswandaru menyampaikan, layanan Suroboyo Bus terus ditingkatkan, terutama dari sisi aksesibilitas penumpang. Ke depan, Suroboyo Bus akan melintas di seluruh jalan utama di Surabaya. ”Salah rute yang ditambah yakni di Jalan Diponegoro. Warga meminta jalur itu terlayani Suroboyo Bus. Ini sedang kami susun perencanaannya,” jelasnya kemarin (12/7).
Perencanaan yang disusun, antara lain, soal potensi permintaan penumpang atau demand. Dishub Surabaya memastikan seberapa besar penumpang yang turun dan naik di Jalan Diponegoro. Lokasi penempatan halte juga dibahas. ”Kami tengah membahas bus dari rute mana yang akan ditarik ke sana,” paparnya.
Perluasan rute harus ditunjang dengan penambahan unit bus. Saat ini jumlah armada Suroboyo Bus masih terbatas. Menurut Tundjung, salah satu konsekuensi menambah rute adalah pengalihan beberapa layanan bus.
Dia masih menghitung betul agar rute bus yang nanti dipindahkan tidak menimbulkan dampak. Misalnya, penumpang semakin lama menunggu armada.
Sembari menunggu pembukaan rute baru, dishub bakal lebih dulu mengoperasikan Suroboyo Bus yang melayani hingga tengah malam. Rutenya khusus, yakni kawasan wisata Surabaya, seperti Jalan Tunjungan dan Balai Pemuda. ”Ini sedang kita sosialisasi untuk segera diterapkan,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Komisi C DPRD Surabaya Agoeng Prasodjo berharap Dishub Surabaya segera merealisasikan feeder. Sebab, pengadaan angkutan pengumpan itu dirancang sejak lama ketika dia masih duduk sebagai anggota dewan di periode pertama. ”Tak perlu banyak rencana, realisasi feeder bagaimana?” katanya.
Politikus Golkar itu mengatakan, feeder merupakan bagian dari skema transportasi massal di Surabaya. Fungsinya, mengangkut penumpang ke Suroboyo Bus. Agoeng optimistis, ketika feeder direalisasikan, animo masyarakat naik transportasi publik akan tinggi.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
