
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menuturkan SILPA tahun 2025 mencapai Rp 516 miliar dan PAD 2026 masih on the track. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Pemkot Surabaya membukukan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) APBD 2025 sebesar Rp 516,896 miliar. Pada saat bersamaan, realisasi PAD Semester I 2026 masih sesuai target alias on the track.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyampaikan pada tahun anggaran 2025, realisasi pendapatan daerah Kota Surabaya mencapai Rp 10,63 triliun, sedangkan realisasi belanja daerah mencapai Rp 10,55 triliun.
"Dari selisih tersebut, ditambah pembiayaan neto, pemkot membukukan SiLPA sebesar Rp 516 miliar," ucap Wali Kota Eri dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota Surabaya, baru-baru ini.
Terkait besaran SiLPA yang mencapai Rp 500 miliar, Eri menegaskan bahwa dana tersebut memang harus tersedia sebagai modal operasional pemerintah pada awal tahun ketika penerimaan PAD belum sepenuhnya masuk.
"SILPA itu memang harus ada. Karena pendapatan kita dari pendapatan asli daerah, maka dari pajak restoran, dari pajak kendaraan bermotor, kan tidak mungkin di bulan Januari itu masuk. Maka SILPA itu wajib ada," imbuhnya.
Wali Kota Surabaya menjelaskan SiLPA ini digunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan pokok pemerintah daerah, mulai dari pembayaran utilitas hingga operasional pelayanan publik.
"Dibuat apa? buat bayar listrik, BOPDA (Bantuan Operasional Pendidikan Daerah), pembayaran air, dibuat terkait dengan kebutuhan-kebutuhan pokok, seperti pembuatan rumah pompa, bayar listriknya dan lain-lain," terang Eri.
Dalam kesempatan yang sama, capaian PAD 2026 juga disebut masih sesuai dengan perencanaan yang telah disusun pemkot. Meski begitu, evaluasi dilakukan setiap bulan untuk memastikan target pendapatan tetap tercapai.
"Kalau PAD Kota Surabaya tahun 2026 sudah sesuai dengan target kita. Karena setiap bulan ada target, dan sudah dihitung dan sudah dilakukan evaluasi setiap bulan terpenuhi," tuturnya.
Realisasi PAD tidak bisa dinilai secara merata setiap bulan karena setiap jenis pajak memiliki periode pembayaran yang berbeda, seperti di antaranya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang jatuh tempo pada pertengahan tahun.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022