
Photo
JawaPos.com – Masih banyak angkot yang ngetem di sekitar Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ). Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya berencana menertibkannya secara bertahap. Saat ini dishub masih fokus mengatur naik turunnya penumpang.
Dari pantauan Jawa Pos pukul 11.30, beberapa angkot masih ngetem di sekitar TIJ. Mereka berada di sisi barat terminal arah Gunungsari. Angkot juga terlihat ngetem di barat SMP St Yosef. Beberapa angkot juga tidak tertib dalam menunggu penumpang. Mereka menunggu di sekitar Kebun Binatang Surabaya (KBS). Beberapa penumpang juga terlihat naik di lokasi itu. Kemarin ada tiga angkot yang menunggu di sana.
Kabid Sarana dan Prasarana Dishub Surabaya Ridlo Noor Wahab menyatakan, pihaknya kini fokus pada pengaturan angkot di TIJ. Khususnya bagi sopir dan penumpang yang belum terbiasa dengan terminal baru. ’’Memang masih ada yang kebingungan,’’ ucapnya kemarin (11/1). Karena itu, dishub akan menambah rambu petunjuk untuk penumpang. Petunjuk jurusan angkot juga akan diperjelas. ’’Membiasakan penumpang dan sopir ini akan jadi prioritas untuk ditangani,’’ lanjutnya.
Disinggung soal masih adanya angkot yang ngetem di sekitar terminal, Ridlo membenarkan. ’’Sebagian angkot yang ngetem adalah jurusan luar Surabaya. Yang memang tidak mendapat slot di terminal. Meski begitu, mereka tetap diperbolehkan menurunkan penumpang di depan terminal,’’ tambahnya.
Sementara itu, angkot jurusan dalam kota yang masih ngetem disebabkan kondisinya yang tidak laik. Sebagian angkot jurusan dalam kota itu sebenarnya tidak ngetem. Namun, mereka hanya memarkir kendaraan.
Di luar pengaturan angkot, dishub juga sudah membongkar lokasi sementara stan pedagang yang berjualan di samping terminal kemarin. Kini mereka sudah dipindahkan ke lantai 2 di dalam terminal. ’’Ini terus sedang penataan,’’ jelasnya.
Kabid Pengawasan dan Pengendalian Dishub Surabaya Tundjung Iswandaru menjabarkan, angkot akan ditertibkan secara bertahap. Dishub bakal berkoordinasi lebih lanjut kepada pemilik angkot soal penertiban. ’’Kalau penertiban, pasti kami lakukan,’’ ucapnya. Namun, dishub butuh berdialog lebih dulu. Sebab, bagaimanapun persoalan angkot juga terkait dengan perut. Artinya menyangkut kebutuhan hidup.
---
Evaluasi Uji Coba Angkot Masuk TIJ
- Masih banyak angkot yang ngetem di sekitar terminal (tidak laik dan jurusan luar kota).
- Beberapa angkot masih nekat menunggu penumpang di sekitar KBS.
- Belum semua penumpang tahu bahwa angkot harus masuk TIJ.
Sumber: Diolah dari berbagai sumber

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
